Kabar Rakyat
Darah Juang PRIMA itu Rakyat Biasa
Seremoni pelantikan pengurus Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) se-DKI Jakarta berlangsung sangat sederhana. Namun, di tengah-tengah kesederhanaan itu,...
Gautama Wiranegara: PRIMA itu Partainya kaum 99 Persen
Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) DKI Jakarta menggelar...
Geliat Politik PRIMA di DKI Jakarta
Bendera Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) berkibar-kibar di pinggir sejumlah jalan utama di Ibukota Jakarta sejak Senin (25/10/2021)...
Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf: Ruang Hidup Rakyat Semakin Terampas
Sudah dua tahun pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin berkuasa, kondisi dan situasi Indonesia tidak sedang baik-baik saja....
PRIMA Mantapkan Langkah Menuju Pemilu 2024
Meskipun proses pendaftaran dan verifikasi partai politik peserta pemilu 2024 baru akan dimulai pada April 2022, sejumlah partai...
Mungkinkah Pasar Menghukum Perusahaan Pelanggar HAM dan Perusak Lingkungan?
Permasalahan HAM dapat menjadi alasan para investor di pasar modal lari meninggalkan perusahaan pelanggarnya. Hal ini terjadi karena...
Seruan Poros Anti-Oligarki Makin Menggema
Ada keresahan yang cukup luas terhadap menguatnya dominasi oligarki dalam kehidupan politik Indonesia belakangan ini. Keresahan itu disuarakan...
Sari Kusumo: “Perempuan Harus Jadi Subjek Politik”
Selama ini, perempuan masih kerap hanya ditempatkan sebagai subjek politik. Sekadar dimobilisasi untuk suara, pajangan, dan melengkapi kuota...
Bertemu MLKI, PRIMA Siap Perjuangkan Keadilan Sosial
Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) menegaskan komitmen politiknya untuk memperjuangkan Indonesia sebagai rumah bersama semua anak bangsa, tanpa...
Sri Mulyani dan Negara Kesatuan Republik Investor
Penyebab utama ketimpangan adalah karena kebijakan fiskal yang dipilih pemerintah Indonesia, dalam hal ini Menteri Keuangan Sri Mulyani,...
Kalau Rakyat Tak Boleh Mengeluh, Itu Pertanda Sudah Gawat!
Bila rakyat tidak berani mengeluhItu artinya sudah gawatDan bila omongan penguasaTidak boleh dibantahKebenaran pasti terancam(Wiji Thukul, Peringatan, 1986)...
Oligarki sebagai “Common Enemy”
Tahun 1961, saat berpidato memperingati Hari Pahlawan, Sukarno menitip pesan untuk generasi pelanjut angkatan: “perjuanganku lebih mudah karena...
















