Tag: konflik agraria
Kekerasaan TNI Terhadap Warga SAD Jambi: Satu Petani Tewas, Satu Diculik, Dan 5 Terluka Parah
Penggunaan kekerasan oleh TNI dalam konflik agraria kembali menelan korban. Puji (50 tahun), warga Suku Anak Dalam (SAD),...
Surat Terbuka Warga Suku Anak Dalam (SAD) Untuk Keadilan Agraria
Salam Gotong Royong Pada tanggal 7 Desember 2013 lalu, terjadi aksi penggusuran ribuan rumah pemukiman Suku Anak Dalam...
Kembali Ke Tanah Adatnya, Warga SAD Dihadang TNI/Polri
Sejak hari kamis (20/2) lalu, ribuan warga Suku Anak Dalam (SAD) berusaha kembali ke tanah adatnya di desa...
Warga SAD Jambi Kembali Ke Tanah Adatnya
Ribuan warga Suku Anak Dalam (SAD), yang selama 70-an hari melakukan aksi pendudukan di Rumah Adat Jambi, telah...
Ribuan Warga SAD ‘Kepung’ Kantor DPRD Jambi
Sedikitnya 2000-an warga Suku Anak Dalam (SAD), yang tergabung dengan Gerakan Nasional Pasal 33 UUD 1945, kembali mendatangi...
KAKP: Korupsi Pertanahan Membunuh Rakyat!
Praktek korupsi di bidang pertanahan dan kekayaan alam telah menghilangkan hak rakyat atas tanah dan sumber-sumber penghidupannya. Koalisi...
Front Rakyat Korban Tambang Serukan Penegakan Pasal 33 UUD 1945
Seratusan massa aksi yang tergabung dalam Front Rakyat Korban Tambang menggelar aksi massa di kantor DPRD Sulawesi Tengah,...
KPA: Jumlah Korban Jiwa Akibat Konflik Agraria Naik 525%
Konsorsium Pembaruan Agraria menilai, seiring dengan peningkatan signifikan jumlah konflik agraria tahun ini, jumlah korban jiwa yang ditimbulkannya...
KPA: Selama Tahun 2013 Terjadi 369 Konflik Agraria
Jumlah konflik agraria di Indonesia terus meningkat. Catatan terbaru Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menyebutkan, sepanjang tahun 2013 ini...
Ratusan Warga SAD Masih Bertahan Di Pendopo Kantor Gubernur Jambi
Ratusan warga Suku Anak Dalam (SAD), yang menjadi korban pengusiran paksa oleh PT. Asiatic Persada, masih bertahan di...
Nasionalisme TNI/Polri Dibeli Wilmar Group?
Sejak tanggal 7 Desember lalu, PT. Asiatic Persada melakukan pengusiran paksa terhadap warga Suku Anak Dalam (SAD) di...
Warga Suku Anak Dalam: Kami Diancam Dibunuh Bila Tidak Tinggalkan Kampung
Sejak tanggal 7 Desember lalu, PT. Asiatic Persada (anak perusahaan Wilmar Grup asal Malaysia) terus mengusir paksa warga...











