KPA: Jumlah Korban Jiwa Akibat Konflik Agraria Naik 525%

Korban.jpg

Konsorsium Pembaruan Agraria menilai, seiring dengan peningkatan signifikan jumlah konflik agraria tahun ini, jumlah korban jiwa yang ditimbulkannya juga naik drastis.

“Jatuhnya korban jiwa akibat konflik agraria tahun ini meningkat drastis sebanyak 525%,” kata Sekjend KPA, Iwan Nurdin, saat menggelar konferensi pers Laporan Akhir Tahun 2013 di Jakarta, Kamis (19/12/2013).

Iwan mengungkapkan, konflik agraria tahun lalu menyebabkan 3 orang petani tewas. Sedangkan tahun 2013 ini jumlah korban jiwa akibat konflik agraria mencapai 21 orang.

Tak hanya itu, Iwan juga mencatat, konflik agraria di tahun 2013 ini juga menyebabkan 30 orang tertembak, 130 orang mengalami penganiayaan dan 239 orang ditahan oleh aparat keamanan.

Iwan menilai, peningkatan jumlah korban jiwa itu memperlihatkan bahwa masyarakat telah menjadi korban langsung dari cara-cara ekstrim dan represif pihak aparat keamanan (TNI/Polri), pamswakarsa perusahaan, dan juga para preman bayaran perusahaan dalam konflik agraria.

Selain itu, KPA juga mencatat, pelaku kekerasan dalam konflik agraria sepanjang tahun 2013 paling banyak dilakukan oleh aparat kepolisian dengan 47 kasus. Lalu disusul oleh pelaku dari pihak keamanaan (Security) perusahaan 29 kasus dan TNI 9 kasus.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut