KPA: Selama Tahun 2013 Terjadi 369 Konflik Agraria

Jumlah konflik agraria di Indonesia terus meningkat. Catatan terbaru Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menyebutkan, sepanjang tahun 2013 ini terjadi 369 konflik agraria di seluruh Indonesia.

“Selama tahun 2013, kami mencatat ada 369 konflik agraria dengan luasan mencapai 1.281.660.09 hektar (Ha) dan melibatkan 139.874 Kepala Keluarga (KK),” kata Sekretaris Jenderal KPA, Iwan Nurdin, di Jakarta, Kamis (19/12/2013).

Menurut Iwan, jika melihat pada setiap sektor, maka konflik agraria terbanyak terjadi di sektor perkebunan sebanyak 180 konflik (48,78%). Lalu disusul pembangunan infrastruktur 105 konflik (28,46%), pertambangan 38 konflik (10,3%), kehutanan 31 konflik (8,4%), pesisir/kelautan 9 konflik (2,44%) dan lain-lain 6 konflik (1,63%).

“Dengan bahasa lain, hampir setiap hari terjadi konflik agraria di Indonesia, yang melibatkan 383 KK (1.532 jiwa) dengan luasan wilayah konflik sekurang-kurangnya 3512 Ha,” ungkap Iwan.

Di banding tahun lalu, jumlah konflik agraria tahun ini naik sebesar  86,36%. Tahun 2012 lalu, KPA mencatat ada 198 konflik agraria. Luasan areal konflik agraria juga meningkat pesat. Tahun 2013 ini mengcakup 1.281.660,09 hektar. Dibanding tahun lalu, ada peningkatan luasan areal konflik seluas 318.248,89 ha atau naik 33,03 persen.

KPA juga mencatat, selama lima tahun terakhir (2009 – 2013), jumlah konflik agraria meningkat sebanyak 314% atau 3 (tiga) kali lipat jika dibandingkan dengan 2009.

Selain itu, kata dia, juga terjadi peningkatan luasan areal konflik 2013 sebanyak 861% dibandingkan 2009. Jumlah kepala keluarga yang terlibat konflik pada 2013 juga meningkat 1.744% dibandingkan 2009.

Mengenai penyebabnya, KPA menilai, UU 41/1999 tentang Kehutanan berkontribusi besar dalam meletuskan konflik agraria di seluruh Indonesia. Selain itu, prioritas tanah dan air dalam perode kekuasaan SBY memang tidak diperuntukkan kepada rakyat tetapi untuk para pengusaha/investor skala besar.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut