Gerakan Rakyat Parigi Moutong Tolak Tomini Sail 2015

Sulawesi Tengah akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Tomini Sail 2015 pada bulan September mendatang. Dan puncak kegiatan ini akan berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong.

Terkait rencana kegiatan tersebut, para aktivis yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Parigi-Moutung (GPRM) menyatakan penolakan terhadap Tomini Sail 2015.

“Sejak awal perencanaannya dan sejak di wacanakannya pelaksanaan kegiatan tersebut, kami dari rakyat Parigi Moutung sudah memberi penegasan terkait dengan penolakan kami terhadap kegiatan tersebut,” kata Mirza, Sekretaris GPRM, melalui siaran pers ke BO.

Mirza pun memberkan tiga alasan pokok menolak kegiatan tersebut. Pertama, kata dia, dominannya Bappeda Parigi-Moutung dalam proyek pengadaan spanduk untuk kegiatan ini. Sehingga berpotensi melahirkan praktik korupsi.

Kedua, kegiatan ini akan menjadi ajang konsolidasi bagi pemodal asing berduit besar yang akan menanamkan modalnya melalui investasi di Sulawesi Tengah.

“Luas tanah di Sulawesi tengah yang di kuasai swasta setiap tahunnya makin luas tercatat bahwa ( IUP ) izin usaha pertambangan menguasai luas tanah seluas 1.773.880,41 Ha dan luas tanah yang di kuasai Izin kebun sawit seluas 605.870 Ha sehingga total 2.379.750,41 Ha,” beber Mirza.

Ketiga, kegiatan tersebut akan menggeser nilai-nilai budaya yang sudah mengakar di Sulawesi Tengah.

Lebih lanjut, Mirza mengatakan, proritas yang mestinya dikerjakan pemerintah adalah mengatasi persoalan kemiskinan, bukan menghambur-hamburkan uang rakyat dengan kegiatan tesebut.

GPRM berencana akan menggelar aksi protes pada saat  sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut