SRMI Santuni 50 Anak Yatim dan Lansia di Jakarta Barat, Kukuhkan Posko dengan Semangat Saling Sambung Rakyat

Jakarta, Berdikari Online – Dewan Pimpinan Nasional Solidaritas Rakyat Mandiri Indonesia (DPN SRMI) bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SRMI DK Jakarta menggelar kegiatan santunan bagi 50 anak yatim dan lanjut usia (lansia) sekaligus pengukuhan Posko SRMI di Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Saling Sambung Rakyat: Urun Tangan Rakyat untuk Rakyat, Gotong Royong Wujudkan Persatuan Nasional”. Acara ini dihadiri Ketua Umum DPN SRMI Wahida Baharuddin Upa beserta jajaran pengurus, pengurus DPW SRMI DK Jakarta, serta Kepala Sentra Handayani Jakarta, Hisyam.

Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan masyarakat setempat yang merupakan bagian dari basis keluarga besar SRMI. Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi dan sarasehan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong.

Ketua Umum DPN SRMI, Wahida Baharuddin Upa, mengatakan narasi Saling Sambung Rakyat dipilih sebagai landasan gerakan karena sejalan dengan budaya gotong royong yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

“SRMI tumbuh bersama rakyat. Gotong royong merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Karena itu, kami berharap masyarakat dapat membangun gerakan kolektif untuk saling membantu, terutama bagi tetangga dan warga yang membutuhkan. Dengan bergerak bersama, jangkauan bantuan kepada masyarakat akan semakin luas,” ujar Wahida.

Menurutnya, pembentukan posko SRMI juga menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan amanat Pasal 34 UUD 1945, khususnya terkait tanggung jawab negara terhadap fakir miskin dan anak-anak terlantar.

Ia menambahkan, SRMI berupaya mengambil peran melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, termasuk membantu menjangkau kebutuhan warga yang belum sepenuhnya terlayani oleh program pemerintah.

“Melalui pembentukan posko SRMI, kami ingin ikut berkontribusi mengisi ruang-ruang kebutuhan masyarakat yang belum terjangkau secara optimal. Kami meyakini bahwa kerja kolektif dan gotong royong dapat menjadi salah satu jalan untuk memperkuat persatuan nasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW SRMI DK Jakarta, Nurhaeti, menyampaikan bahwa gerakan Saling Sambung Rakyat akan dikembangkan menjadi program utama di seluruh titik posko SRMI di Jakarta.

Program tersebut akan difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas (capacity building), santunan sosial, serta berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat mendorong warga menjadi lebih mandiri.

Nurhaeti juga menegaskan SRMI terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun elemen masyarakat lainnya, guna memperluas jangkauan program dan memastikan kegiatan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan warga.

“Kegiatan Saling Sambung Rakyat akan berlanjut menjadi program utama di seluruh posko SRMI di Jakarta. Fokus kami adalah pemberdayaan, peningkatan kapasitas, santunan, dan berbagai kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat menuju kemandirian. Kami juga terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat,” ungkap Nurhaeti.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sentra Handayani Jakarta, Hisyam, turut hadir dalam sosialisasi dan sarasehan. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program kesejahteraan sosial agar lebih tepat sasaran.

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat melalui semangat gotong royong dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berupaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera dalam kehidupan yang adil dan makmur. Karena itu, gotong royong bersama berbagai elemen masyarakat merupakan langkah strategis untuk mendukung agar program-program pemerintah dapat berjalan dan menjangkau penerima manfaat secara tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui kegiatan santunan dan pengukuhan posko ini, SRMI berharap semangat Saling Sambung Rakyat dapat berkembang menjadi gerakan kolektif yang berkelanjutan. Gerakan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam membantu sesama dan membangun persatuan nasional.

SRMI juga mengajak masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong serta membangun kerja sama lintas elemen guna menghadirkan solusi atas persoalan sosial di lingkungan masing-masing, sekaligus menghindari narasi yang berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.

(Amir)

[post-views]