Puluhan Ribu Rakyat Korea Protes Pertemuan G-20

Sedikitnya 40.000 ribu anggota serikat buruh, mahasiswa, dan aktivis melancarkan protes terkait pelaksanaan pertemuan G-20 di Soul, Korea selatan.

Demonstran menyerukan penentangan terhadap agenda G-20 dan meneriakkan slogan-slogan anti-globalisasi.

Mereka mengatakan pertemuan G-20 tidak memfokuskan pembicaraan mengenai penciptaan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan sosial.

Meskipun demonstran hanya melancarkan aksi damai, namun polisi anti-huruhara langsung menyerang demonstran dan menyemprotkan lada pada kerumunan demonstran dan memaksa mereka untuk mundur.

Sebuah laporan menyebutkan bahwa Polisi menangkap empat orang demonstran saat bentrokan berlangsung.

Aksi ini sebagian besar diorganisir oleh Konfederasi Serikat Buruh Korea (KCTU), serikat buruh terbesar di negeri itu.

Menentang FTA dengan AS

Para demonstran juga menyatakan penolakan terkait persetujuan Free Trade Agreement Korea Selatan-AS.

Salah satu isu penting dari kesepakatan ini adalah permintaan AS agar Korsel memberikan konsensi terkait sektor industri otomotif dan daging.

Serikat buruh memperingatkan bahwa negaranya tidak akan mendapatkan keuntungan apa-apa dari skema perdagangan ini dan meminta pemerintah untuk tidak bertindak gegabah.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut