Obama Akan Tetap Kunjungi Indonesia Besok

Salah seorang jubir Presiden AS Barack Obama, Robert Gibbs, mengatakan kepada wartawan bahwa Obama akan tetap pada rencananya untuk mengunjungi Indonesia besok, 9 November 2010.

Pernyataan ini dilontarkan menyusul munculnya kekhawatiran bahwa Barack Obama akan menunda kunjungannya karena gunung merapi masih terus meletus dan mengeluarkan badai vulkanik.

“Kami tetap dengan rencana berkunjung ke Indonesia,” ujar Robert Gibbs seperti dikutip berita AP.

Pernyataan ini dibenarkan oleh Staf presiden untuk urusan luar negeri, Teuku Faizasyah, yang menegaskan bahwa Obama akan tetap mengunjungi Indonesia kendati pesawatnya akan terganggu debu vulkanik.

“Hingga saat ini kami belum mendengar ada rencana pembatalan kedatangan Presiden Obama ke Indonesia,” kata Teuku Faizasyah.

Aksi Demonstrasi

Menjelang kedatangan Presiden Barack Obama ke Jakarta, termasuk ke kampus Universitas Indonesia (UI), puluhan mahasiswa menyatakan penolakan.

Aksi digelar oleh mahasiswa dari Front Aksi Mahasiswa UI, di Stasiun kereta UI Depok. Selain membakar bendera AS dalam ukuran besar, mahasiswa juga membakar foto Presiden SBY dan Obama.

Mahasiswa menyalahkan sikap presiden SBY yang seolah-olah menyembah kapitalisme AS, sehingga membuat penyambutan khusus.

AS dianggap negeri imperialis besar dan berkontribusi dalam pengusaan sebagian besar kekayaan alam Indonesia saat ini.

Mahasiswa mendesak agar pemerintah berani meninjau ulang kontrak-kontrak pertambangan yang merugikan bangsa Indonesia dan mendesak presiden SBY untuk mengundurkan diri.

Selain Demonstrasi, sebagian mahasiswa UI juga mengaku kesal dengan penutupan sejumlah akses masuk ke dalam kampus UI.

Pengamanan Khusus Untuk Obama

Berbeda dengan kunjungan presiden-presiden dari negara lain, prosedur pengamanan untuk Obama sangat luar biasa.

Polri akan mengerahkan sedikitnya 19.000 personil untuk mengamankan kunjungan Presiden Obama. Pasukan pengamanan ini akan menggandeng pasukan TNI dan diberi nama operasi “Garda Nusa 2010”.

Rincian pasukan pengamanan itu adalah sebagai berikut: Sebanyak 8.534 personel berasal dari Polda Metro Jaya, yakni: 8.056 personel Polda Metro Jaya, 20 dari Satuan Anti Teror 81 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) 20 personel, 38 Paspampres, dan 409 Pengamanan Dalam.

Disamping itu, ada back-up dari Polda luar Jakarta, seperti seperti Polda Jawa Barat yang mengerahkan 5.974 personel, Polda Banten 849 personel, dan Polda Jawa Tengah sebanyak 3.500 personel.

Belum cukup, Mabes Polri juga mengerahkan Pasukan Huru-Hara (PHH) Brimob sebanyak 2 detasemen, pasukan penjinak bom 2 unit, polisi satwa 2 unit, dan polisi udara 2 unit.

Menurut pantauan Berdikari online, pasukan bersenjata lengkap sudah mulai nampak di beberapa tempat di Jakarta, terutama di kampus UI dan depan istana negara.

Dua senjata pelontar martir sudah disiapkan di sebuah lapangan di depok, sementara pasukan bersenjata terlihat bersiaga di berbagai sudut kampus UI depok.

Di jalan merdeka barat, pasukan TNI juga terlihat melakukan pengamanan dengan senjata lengkap.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • tommy

    waahhh,, kayak mau perang aje sikonnya.. ngeri deh. kunjungan obama kok jdi pagelaran kekuatan militer.. hahaha