Peringati Sumpah Pemuda, LMND Aksi Serentak di 30 Kota

Memperingati 90 tahun Sumpah Pemuda, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar aksi serentak di 30 Kota dan Kabupaten di Indonesia.

Aksi itu digelar, antara lain, di kota Bima, Mataram, Gorontalo, Buol, Makassar, Surabaya, Palembang, Mamasa, Palopo, Kupang, Ternate, Tidore, Majene, Kolaka, Tobelo, dan Morotai.

Dalam aksi tersebut, LMND mengusung tiga isu besar, yaitu persatuan nasional, ganti haluan ekonomi, dan pendidikan gratis.

“Kami melihat tiga isu sangat penting untuk disuarakan, terutama karena momentum Pemilu 2019,” kata Sekretaris Jenderal LMND, Muhamad Asrul, di Jakarta, Minggu (28/10/2018).

Asrul menjelaskan, seruan persatuan nasional penting karena saat ini Indonesia sedang terbelah secara politik akibat persaingan politik elektoral jelang Pemilu 2019.

“Pemilu harusnya tidak memecah-belah kita, tetapi menyatukan kita untuk memilih pemimpin dan program politik terbaik untuk Indonesia yang lebih baik,” terangnya.

Selain itu, lanjut Asrul, pemilu 2019 mendatang harus menghasilkan kepemimpinan politik yang berani mengembalikan haluan ekonomi nasional dari liberal dan kapitalistik menjadi ekonomi berdasarkan pasal 33 UUD 1945.

“Sistim ekonomi liberal hanya menghasilkan kemiskinan dan ketimpangan ekonomi. Tidak sesuai dengan cita-cita masyarakat adil dan makmur,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Asrul, LMND juga mendesak pengubahan paradigma pendidikan nasional yang hari ini cenderung berorientasi pada laba.

“Sejak diserahkan pada pasar, pendidikan cenderung menjadi lahan bisnis. Pendidikan tak ubahnya komoditi yang diperjual-belikan,” imbuhnya.

Karena itu, LMND mendesak agar pemerintahan terpilih dalam pemilu 2019 bisa mewujudkan amanat Konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, lewat penyelenggaraan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis.

Ade Kowareono

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut