Mahasiswa Chile Tuntut Pendidikan Gratis

Ribuan mahasiswa kembali tumpah ruah di jalan-jalan kota Santiago, Chile, Selasa (15/5/2012). Mereka menuntut pendidikan universal, gratis, dan berkualitas.

Mobilisasi ini melibatkan tiga organisasi besar: Konfederasi Mahasiswa Universitas Chile (Confech), Koordinator Majelis Pelajar Sekolah Tinggi (ACES), dan Koordinator Pelajar Menengah (Cones).

Mahasiswa berbaris dari Plaza Italia hingga Estación Mapocho. Spanduk dan poster mewarnai aksi protes mahasiswa ini.

Jubir Confech, Gabriel Boric, mengatakan, aspirasi utama mahasiswa adalah perjuangan mengakhiri sistim pendidikan warisan Pinochet, yang menciptakan segregasi dan diskriminasi terhadap kaum miskin.

Mahasiswa menolak penggunaan sumber daya negara hanya untuk membiayai kelompok swasta. Bagi mahasiswa, sumber daya nasional harus dipergunakan untuk membiayai pendidikan dan menggratiskannya.

“Sistem pendidikan di Chile merupakan yang termahal di dunia. Juga, sistem pendidikan sangat eksklusif,” kata Boric.

Boric mengatakan, sistem pendidikan harus bisa diakses oleh seluruh rakyat dan mencerdaskan mereka. Ia tidak setuju dengan model pendidikan kapitalis yang membuka peluang bagi segelintir kaum kaya.

Pada tanggal 21 Mei, Parlemen Chile akan menggelar Sidang. Presiden Chile Sebastian Pinera akan menyampaikan laporan di sana.

Mahasiswa berjanji akan melakukan mobilisasi besar-besaran bersamaan dengan momentum tersebut. Mahasiswa akan menentang habis-habisan semua proposal reformasi pendidikan neoliberal rezim Pinera.

Sebagai jalan menuju pendidikan gratis, mahasiswa menuntut pemerintah menerapkan pajak progressif kepada kaum kaya dan menasionalisasi perusahaan pertambangan.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut