LMND Samarinda Peringati Kejatuhan Rezim Orde Baru

Sedikitnya 30-an aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menggelar aksi massa memperingati 14 tahun kejatuhan Rezim Orde Baru, Senin (21/5/2012). Mereka menggelar aksinya tepat di perempatan Mall Lembuswana Samarinda.

“Selama 14 tahun proses reformasi bergulir, nyaris tidak ada perbaikan pada tingkat kesejahteraan rakyat. Yang terjadi, reformasi telah membuka pintu bagi proses liberalisasi,” kata Sofyan Siswantoro, Sekretaris LMND Kaltim.

Sofyan mengatakan, proses reformasi telah ditumpangi oleh agenda neo-kolonialisme dan imperialisme. “UUD 1945 diamandemen sesuai dengan kepentingan neo-kolonialis,” paparnya.

Akibatnya, kata Sofyan, terlahir banyak sekali produk perundang-undangan yang telah melegalisasi praktek neo-kolonialis. Ada puluhan produk UU di berbagai bidang yang membuka peluang liberalisasi.

Dalam aksinya,  LMND Kaltim juga menyoroti kelangkaan BBM di seluruh pulau Kalimantan, termasuk Kalimantan Timur. Di beberapa daerah pedalaman di Kaltim, harga eceran BBM mencapai Rp12.000 per liter.

RAHMAN            

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut