LMND Yogyakarta Bersolidaritas Untuk Petani Jambi

Puluhan aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Yogyakarta  menggelar aksi solidaritas untuk perjuangan petani jambi, Selasa (18/12).

Aksi massa ini dimulai dari Gedung Agung Yogyakarta menuju Titik Nol Yogyakarta (Malioboro). Mereka menuntut agar Praktek privatisasi tanah  harus dihentikan. Mereka juga mendesak pemerintahan SBY-Boediono untuk segera melaksanakan Pasal 33 UUD 1945 dan UU nomor 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).

“Jika pemerintah tetap tidak mau, maka mereka sudah mengingkari konstitusi,” kata salah seorang aktivis LMND, Nur Kholis.

Dalam aksinya, massa juga mendesak agar Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan segera mundur dari jabatannya. “Dia telah merampas tanah-tanah rakyat untuk diserahkan kepada perusahaan. Kembalikan tanah milik petani Jambi sekarang juga,” kata Nur Kholis.

Dalam aksinya, LMNF Yogyakarta menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan Jambi, baik yang melakukan aksi pendudukan di dean Kemenhut RI di Jakarta maupun yang sedang melakukan jalan kaki (long march) sejauh 1000 km (jambi ke jakarta) untuk menuntut tanahnya.

Untuk menarik perhatian rakyat banyak, aktivis LMND menggelar aksi teatrikal dan pembacaan puisi.

Di dalam aksi teatrikal dan pembacaan puisi ini, mereka berusaha menggambarkan berbagai kebijakan Menhut RI Zulkifli Hasan yang menindas kaum tani dan masyarakat adat.

Akhirnya, seruan “Pecat Menhut sekarang juga!” pun berulang kali bergema tengah-tengah massa aksi. Mereka menuding Menhut Zulkifli Hasan sebagai biang kerok kerusakan hutan di Indonesia.

Inayatun Nikmah

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut