LMND Dukung Program Kuliah Gratis Di Sumsel

LMND Palmb

Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan akan memulai program kuliah gratis. Rencananya, program tersebut akan diluncurkan pada tanggal 20 Mei mendatang.

Menanggapi rencana tersebut, ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Palembang Zul Apri mengatakan, program kuliah gratis oleh Pemprov Sumsel tersebut akan menjadi terobosan penting bagi pendidikan yang makin terkomersialisasi di Indonesia akhir-akhir ini.

“Saya kira ini terobosan penting. Kita tahu, pendidikan di Indonesia makin terkormersilkan dan susah dijangkau rakyat miskin. Semoga program kuliah gratis bisa diadopsi secara nasional,” ujar Zul Apri usai menemui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Widodo, Jumat (15/5).

Namun, Zul menegaskan harapannya agar program kuliah gratis itu tidak berakhir seperti program bidik misi atau beasiswa, yang hanya menyasar kaum miskin dan mahasiswa berprestasi.

“Pendidikan itu kan hak setiap warga negara, jadi tidak boleh ada pembatasan atau pengecualian. Saya berharap, program kuliah gratis ini tidak memakai persyaratan, seperti kurang mampu dan berprestasi,” tegasnya.

Selain itu, karena program kuliah gratis butuh anggaran yang tidak kecil, Zul mengusulkan agar Pemprov bisa mendapatkannya dari dana peningkatan bagi hasil keuntungan pengelolaan minyak dan gas di Sumsel.

“Kekayaan alam kita, sebagaimana termaktub dalam pasal 33 UUD 1945, mestinya dikelola dengan baik untuk memakmurkan rakyat, termasuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” terangnya.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Sumsel Widodo berharap agar warga masyarakat memberikan dukungan terhadap program kuliah gratis ini. Ia juga berharap, jika terdapat kekeliruan dalam pelaksanaannya, masyarakat bisa mengajukan koreksi.

“Kami ingin program ini bisa diakses seluruh rakyat. Namun pada tahun ini, Dana Bagi Hasil Migas Sumsel mendapatkan pemotogan dari pemerintah pusat, maka kami meminta dukungan rakyat agar mampu mendorong dana bagi hasil migas yang adil agar dapat membantu rakyat,” kata Widodo.

Untuk merealisasikan program kuliah gratis pada 2015, Dinas Pendidikan Sumsel terus berupaya melakukan persiapan teknis dan administrasi sehingga penerapan program menimbulkan masalah.

Selain itu, Pemprov Sumatera Selatan juga mengalokasikan dana Rp50 miliar untuk mewujudkan program kuliah gratis tersebut. Program ini sendiri merupakan realiasi dari janji kampanye Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Wakilnya Ishak Mekki saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah tahun 2013.

Fuad Kurniawan

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut