Pemimpin Negara-Negara Amerika Latin dan Karibia Berkumpul di Ekuador

Pemimpin dan perwakilan dari 33 negara di Amerika Latin dan Karibia berkumpul di Ekuador Selasa, 27/01, untuk mendiskusikan masalah regional, memperkuat persatuan serta kedaulatan mereka dalam mengambil keputusan.

Dilansir Prensa Latina, Pertemuan Tingkat Tinggi Ke-4 anggota Komunitas Negara-Negara Amerika Latin dan Karibia (CELAC) ini diadakan di dekat ibukota Ekuador, Quito, dan dibuka secara resmi oleh presiden Ekuador Rafael Correa.

Mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Ekuador, Ricardo Patiño, sehari sebelumnya, perjuangan melawan kemiskinan ekstrim dan ketidakadilan yang merupakan poros dari apa yang disebut Agenda 2020 hasil Pertemuan Tingkat Tinggi ke-3 di Kosta Rika masih tetap menjadi tantangan utama bagi organisasi tersebut.

Dalam hal ini Patiño menyebutkan bahwa di Amerika Latin dan Karibia terdapat 165 juta orang miskin, dan di luar itu, terdapat 69 juta orang yang hidup dalam kemiskinan ekstrim.

Selain itu Patiño juga memastikan bahwa pertemuan ini akan menjadi sebuah langkah menuju Persemakmuran bangsa-bangsa Amerika Latin dan Karibia yang enam tahun lalu telah memutuskan untuk keluar dari bayang-bayang Amerika Serikat dan Kanada. Hanya dua negara yang disebut terakhir ini, di antara seluruh negara benua Amerika, yang tidak dilibatkan sebagai anggota CELAC.

Ricardo Patino kemudian menekankan kebutuhan untuk menciptakan sebuah model ekonomi yang berbeda dari kapitalisme dan menyerukan negara-negara di kawasan ini untuk menginvestasikan kekayaan mereka untuk rakyat demi memajukan pembangunan sosial dan ekonnomi.

Sementara itu dalam sebuah konferensi pers sebelum pertemuan puncak ini, Rafael Correa menyatakan bahwa sudah saatnya CELAC mengambilalih peran dari Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS) yang selama ini didominasi oleh Amerika Serikat.

Selain membahas masalah kemiskinan dan ketidakadilan, beberapa agenda juga akan dibahas dalam forum ini seperti proses perdamaian di Kolombia, kericuhan pemilu di Haiti, serta usulan Panama menenai kerjasama keamanan dan lingkungan hidup.

teleSUR/Prensa Latina

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut