Kritik Kebijakan Kampus, Mahasiswa Untad Diberi Sanksi Akademik

Seorang mahasiswa Fakultas Keguruan dan Imu Pendidikan Universitas Tadulako, Neny Setyawati, mendapat sanksi dari pihak Rektorat Universitas Tadulako.

“Nama kawan kami ini, Neny, tidak muncul dalam Sistim Informasi Akademik kampus ketika dia hendak melakukan pembayaran,” ujar Zulkifli Dg Nusu, Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulawesi Tengah, Kamis (2/8/2018).

Zulkifli mengungkapkan, Neny pernah mempertanyakan perihal namanya yang tidak muncul di Siakad Kampus. Saat itu, pihak kampus beralasan, mereka yang namanya tidak muncul di Siakad berarti sedang bermasalah dengan kampus.

“Tetapi tidak dijelaskan apa kesalahannya, tiba-tiba namanya tidak muncul di Siakad,” jelasnya.

Namun, Zulkifli curiga, sanksi tersebut terkait dengan tulisan Neny yang mengeritik kebijakan kampus soal Pusat Pengembangan Deradikalisasi dan Penguatan Sosio-Akademik (Pusbang DePSA).

Neny, yang juga sekretaris LMND Sulteng ini, menganggap Pusbang DePSA hanyalah alat dari birokrat kampus untuk melarang organisasi eksternal dan menseleksi pemimpin lembaga kemahasiswaan yang sejalan dengan keinginan Rektorat.

“Ini bentuk intervensi birokrat kampus terhadap lembaga kemahasiswaan, seperti Litsus di zaman Orde Baru, “ tulis Neny dalam kritiknya.

Tidak hanya itu, Neny juga menilai Pusbang DePSA gagal membentuk karakter pemimpin mahasiswa yang dihasilkannya. Terbukti, ada Presiden Mahasiswa Untad hasil didikan Pusbang DePSA yang terlibat kasus kriminal, yakni pencurian.

Karena itu, sebagai gantinya, Neny mengusulkan agar pihak Kampus merestui pembentukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pancasila.

UKM Pancasila diharapkan bisa menjadi ruang bagi setiap mahasiswa untuk mengenal lebih mendalam, mendiskusikan dan mempratekkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kampus dan sehari-hari.

Dalam siaran persnya, LMND Sulteng mendesak pihak Rektorat Untad memperjelas status akademik Neny. Selain itu, mereka mendesak agar kampus lebih demokratis dengan menghargai kemerdekaan berserikat dan berpendapat.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut