KPA Serahkan Konsep Reforma Agraria Ke Seknas Jokowi

logo-kpa.jpg

Selasa (11/3) kemarin, Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi menyelenggarakan Simposium Nasional bertajuk Jalan Kemandirian Bangsa di Hotel Sultan, Jakarta.

Di sela-sela acara tersebut, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menyerahkan dokumen berisi konsep KPA terkait pelaksanaan reforma agraria. Dokumen tersebut diberi judul Laksanakan Reforma Agraria: Jalan Pasti Kejayaan Seluruh Warga Negara.

Menurut Kepala Departemen Kampanye dan Kajian KPA, Galih Andreanto, pihaknya menilai ada niat baik dari Seknas Jokowi untuk menghimpun berbagai masukan terkait jalan menuju kemandirian bangsa.

“Reforma Agraria harus ditempatkan sebagai kerangka utama pembangunan nasional menuju kemandirian bangsa. Tanpa pelaksanaan reforma agraria, Indonesia tidak akan mencapai kedaulatan dan terus menyimpang dari cita-cita kemerdekaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, agenda reforma agraria sebetulnya sudah diamanatkan oleh konstitusi, yakni pasal 33 UUD 1945 dan UU Pokok Agraria tahun 1960.

Namun, Galih menegaskan, pelaksanaan reformasi agraria tersebut sangat bergantung kepada pemerintahan baru mendatang. “Bisa saja reforma agraria hanya jadi lips service dan pelaksanaannya bisa saja mengarah pada reforma agraria palsu seperti sertifikasi,” jelasnya.

Galih juga menjelaskan, esensi dari reforma agraria adalah penataan ulang struktur penguasaan sumber-sumber kekayaan alam (agraria), yang tidak hanya menyangkut tanah tetapi juga kekayaan alam yang terkandung di dalamnya serta wilayah perairan dan kelautan.

Ia menegaskan, reforma agraria bukan hanya soal bagi-bagi tanah, tetapi juga ada program pendukung untuk memastikan si penerima tanah mendapat manfaat.

Dokumen KPA terkait proposal reforma agraria tersebut diserahkan langsung ke Presidium Nasional Seknas Jokowi, Dadang Juliantara. “KPA berharap agar dokumen tersebut dapat menjadi referensi bagi tim perumus GBHN pemerintahan baru nanti yang benar-benar beritikad mengembalikan Indonesia kepada kemerdekaan sejati,” tegasnya.

Simposium Nasional yang digelar Seknas Jokowi ini berisi panel utama dan panel ahli. Panel utama membahas konsep Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian secara budaya.

Sedangkan panel ahli fokus membahas penjabaran isu ‘kemandirian bangsa’, seperti bidang Geopolitik Indonesia sebagai Negeri Maritim; Kekuasaan Negara dan Demokrasi; Reforma Agraria dan Lingkungan Hidup; Pembangunan Infrastruktur danA ntisipasi Kebencanaan; Industri dan Perdagangan; Politik Energi, Pendidikan dan Kebudayaan; Kenyataan Manusia; Indonesia, Kependudukan dan Tenaga Kerja; Riset dan Teknologi; Keuangan serta Paradigma Kemandirian Dalam Pembangunan.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut