LMND Banyumas Gelar Aksi Solidaritas Untuk Petani Jambi

Banyumas.jpg

Aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) kota Banyumas menggelar aksi solidaritas untuk petani Jambi yang menjadi korban kekerasan TNI, Senin (10/3/2014) malam.

Aksi solidaritas ini digelar di alun-alun kota Purwokerto. Sejumlah aktivis pergerakan dari berbagai organisasi, seperti SRMI, HMI, IMM, dan FMN, hadir dalam aksi solidaritas ini.

Tak hanya itu, sejumlah seniman dan mahasiswa penggerak Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seni dan sastra juga hadir. Mereka turut menyumbangkan puisi dan lagu-lagu perjuangan sebagai bentuk dukungan terhadap petani Jambi.

Aksi solidaritas ini juga diisi dengan orasi dan testimoni dari para peserta aksi dan perwakilan organisasi. “Ini adalah bentuk dukungan moral terhadap petani warga Suku Anak Dalam bernama Puji bin Tayat yang menjadi korban kekerasan TNI dan security PT. Asiatic Persada,” ujar Muhamad C Adiyta, aktivis LMND Banyumas.

Menurut Aditya, kasus kekerasan yang berujung kematian petani di Jambi oleh aparat TNI menunjukkan keberpihakan aparat negara terhadap korporasi asing.

Ia menyesalkan kehadiran aparat TNI dalam berbagai konflik agraria di Indonesia. Menurutnya, konflik agraria itu terjadi akibat kebijakan liberalisasi ekonomi, termasuk sektor agraria, yang memicu maraknya perampasan lahan milik rakyat oleh pengusaha.

“Konflik agraria ini tidak perlu terjadi seandainya pemerintah konsisten menjalankan pasal 33 UUD 1945 dan UUPA 1960. Sebab, berdasarkan ketentuan konstitusi, prioritas pemanfaatan sumber daya alam, termasuk tanah, adalah kemakmuran rakyat,” terangnya.

Aksi solidaritas ini ditutup dengan pembacaan kronologis kejadian dan puisi perjuangan.
Baca kronologis kejadian di: Kronologis Penculikan, Kekerasan Dan Pembunuhan Warga SAD oleh aparat TNI

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut