Kopel: 8 Anggota DPRD Sinjai Mendapat Rapor Merah

Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) memberikan rapor merah kepada 8 anggota DPRD Kabupaten Sinjai periode 2009-2014. Penilaian tersebut diberikan berdasarkan tingkat kehadiran dalam Rapat Paripurna selama kurun waktu 2009-2013.

“Dari 128 kali Rapat Paripurna sepanjang 2009 hingga 2013 ini, mereka yang mendapat rapor merah ini hanya menghadiri 74 kali ke bawah. Bahkan, ada anggota DPRD hanya yang hanya hadir 39 kali,” ungkap Muhamad Jafar, Divisi Advokasi Kinerja Pemerintah dan DPRD KOPEL Indonesia region Sinjai, Rabu (7/7/2013).

Kedelapan anggota DPRD tersebut adalah A. Syamsul Bahri R, SH (PDIP), A. Muhammad Takdir Hasyim (HANURA), Saifuddin (PPRN), Saiful Bahri, ST (Republikan), Ir. Irianto (HANURA), H. Zulfikar (PPP), Drs. Basri Pappa (PDK), dan Mappahakang, S.Ag (PAN).

Menurut Jafar, tingkat kehadiran ukuran paling minimum untuk mengukur kinerja anggota DPRD. “Bagaimana dia bisa memperjuangkan aspirasi rakyat, bila mengikuti rapat yang membahas nasib rakyat mereka sangat malas untuk hadir,” ujar Jafar.

Jafar menyesalkan sikap Badan Kehormatan (BK) DPRD dan partai yang tidak memberikan teguran terhadap anggota DPRD pemalas. “Kalau anggota DPRD malas ikut rapat, BK DPRD dan Partai seharusnya memberikan teguran,” katanya.

Ia berharap, dengan penilaian yang diberikan oleh KOPEL ini, anggota DPRD bisa tercambuk untuk memanfaatkan setahun sisa masa kerjanya untuk benar-benar bekerja untuk rakyat.

Ulfa Ilyas

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut