Kasus WikiLeaks: Putin Pertanyakan Demokrasi Barat

Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin mempertanyakan sikap barat terhadap demokrasi, menyusul penangkapan terhadap pendiri WikiLeaks, Julian Assenge, yang menyerahkan diri secara sukarela kepada pihak berwenang.

Putin membuat pernyataan ini dalam sebuah konferensi pers di Moskow bersama dengan rekannya dari Perancis, Francois Fillon, dimana keduanya baru saja menandatangani 20 perjanjian bilateral.

Putin meragukan bahwa AS memiliki sumber informasi yang bersih ketika mereka mengacu pada pertukaran informasi dari berbagai kedutaannya di seluruh dunia dengan departemen luar negeri AS, sebagaimana yang dipublikasikan oleh WikiLeaks.

Assenge ditangkap pada 7 Desember lalu. Perintah penangkapan dikeluarkan oleh kantor Kejaksaan Inggris, yang mana pada awalnya Assenge tidak diperbolehkan berhubungan dengan pengacara, hanya karena tuduhan pelecehan seksual terhadap dua orang perempuan di Swedia.

WikiLeaks telah mempublikasikan sikap para diplomat AS terkait situasi politik di Rusia, dengan kritik yang keras terhadap kepemimpinan di Rusia.

Terakhir, para pengikut Assenge berbicara mengenai rencana rahasia Fakta Pertahanan Atlantic Utara (NATO) untuk melindungi Estonia, Lithuania, dan Latvia dari ancaman Rusia.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut