Di Venezuela, 96% Rakyatnya Sudah Mengakses Air Bersih

Chavez dan air bersih

Air bersih merupakan kebutuhan vital bagi rakyat. Di Venezuela, negeri yang sedang menjalankan revolusi, hampir 96% rakyatnya sudah mengakses air bersih. Di daerah perkotaan, cakupan air bersih bahkan mencapai 99% dan 100%.

Selama 13 tahun terakhir, Venezuela berjuang keras memperbaiki tingkat pasokan secara maksimal. Pemerintah merehabilitasi pabrik pemurnian air. Pemerintah juga berhasil memperbaiki 90% pompa untuk memasok air. Sementara pompa dan jaringan pipa baru sedang dibangun dengan investasi besar-besaran.

Di caracas, Ibukota Venezuela, 21.000 liter air per/detik didatangkan melalui saluran pompa ini. Dan, hanya 0,5% yang tidak melalui stasiun pompa.

“Kita harus menjadi seperti matahari. Harus bisa muncul setiap hari. Pompa tidak bisa berhenti bekerja,” kata Menteri Lingkungan Venezuela, Alejandro Hitcher, di Caracas, Selasa (20/3/2012).

Pada tahun 1999, setelah 10 tahun disinvestasi di bidang hidrologi, 55% penduduk Venezuela tidak bisa mengakses air minum. Saat itu, di Caracas, hanya 48% penduduk yang menerima layanan air minum. Sedangkan di kota sekitarnya, orang menerima air segar setiap tujuh hari. Orang-orang sering mengatakan, “di Venezuela, harga gas lebih mahal dibanding air.”

Sekarang ini, pemerintah Venezuela berusaha menjaga kelanjutan capaian ini. Pemerintah Venezuela berjuang menambah pipa-pipa baru untuk memasok air ke seluruh negerinya. Selain itu, pemerintah Venezuela punya program “Water Fiesta”, yakni pengiriman tangki-tangki pembawa air bersih ke komunitas.

Program “Water Fiesta” sudah diluncurkan sejak tahun 2001. Sejak itu, pemerintah Venezuela sudah mengirim 4.300 tangki air ke penduduk yang tidak terjangkau pipa air bersih di Caracas dan negara bagian Miranda. Setiap tangki air punya kapasitas 1.500-2.000 liter.

Sebuah jalur pipa baru juga sedang dibangun, dengan biaya investasi 30 juta USD, yang diperkirakan akan mencapai 200.000 penduduk.

Tetapi, akhir-akhir ini, pihak oposisi sering melancarkan teror melalui air. Untuk itu, Chavez sudah memerintahkan kelompok teknisi untuk mematahkan kampanye dan teror yang berusaha mengganggu pasokan air rakyat itu.

Tentu saja, Indonesia harus banyak belajar dari Venezuela. Sebab di Indonesia masih ada 60 juta rakyat yang tidak mengakses air bersih. Di Indonesia, sumber air minum layak hanya 47,71 persen. Sedang fasilitas sanitasi dasar layak hanya mencapai 51,19 persen. Masih sangat tertinggal, rupanya.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut