ARM Yogyakarta Tolak RUU PT Dan Kenaikan Harga BBM

Bertepatan dengan rencana kedatangan Mendikas Muhammad Nuh di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (23/3/2012), ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) menggelar aksi menentang pengesahan Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT).

ARM menggelar aksinya di depan Hall rektorat UNY. Selain melakukan orasi secara bergantian, mahasiswa juga melakukan aksi tetrikal. Mereka berupaya menggambarkan penderitaan mahasiswa akibat kenaikan biaya kuliah.

Sekitar pukul 12.30 WIB, Rektor UNY Rohmat Wahab keluar menemui massa aksi. Ia menanggapi sejumlah tuntutan mahasiswa. Namun tidak ada kejelasan sikap dari Rektor terkait dengan tuntutan mahasiswa utk membatalkan kenaikan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk angkatan baru 2012 seperti yang tercantum dalam situs UNY.

Selain menolak RUU PT, mahasiswa juga menyampaikan penolakan terhadap rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Bagi mahasiswa, kenaikan harga BBM akan menambah biaya hidup mahasiswa.

Selain itu, kenaikan harga BBM juga dianggap akan membawa efek domino ke berbagai sektor. Rakyat pun akan terkena dampak dari kenaikan harga tersebut.

Terkait rencana pemerintah memberi dana kompensasi BBM, massa aksi ARM menyatakan penolakan tegas dan menganggap BLT (Bantuan Langsung Tunai) bukan solusi.

“Bukan BLT jalan penyelesaian untuk membantu rakyat miskin. BLT bisa dikategorikan tindakan koruptif, dimana pemerintah menyogok rakyat  agar rakyat menyepakati kebijakan pemerintah yang salah,” kata Koordinator ARM, Budiman HK.

Rizal S. Nugro | Isnawati Pujakesuma

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut