Gerakan Rakyat Riau Tolak Kenaikan Harga BBM

Protes kenaikan harga BBM terus menyeruak di berbagai daerah. Di Pekanbaru, Riau, ratusan massa gabungan Sentral Gerakan Rakyat Riau (SEGERA) dan Liga Mahasiswa Nasdem juga menggelar aksi tolak kenaikan harga BBM.

Massa menggelar aksinya di depan kantor Gubernur Riau, Kamis (22/3/2012). Perwakilan berbagai organisasi SEGERA dan LM Nasdem bergantian melakukan orasi politik. Sedangkan beberapa massa aksi berusaha memasang bendera di pagar kantor Gubernur.

Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Riau, Bambang Aswendi, saat berorasi di hadapan massa aksi, mengatakan, “kenaikan harga BBM dengan menggunakan alasan subsidi BBM menekan APBN sangat tidak masuk akal.”

Pasalnya, kata Bambang, subsidi BBM yang berkisar Rp. 123,6 Triliyun atau sekitar 9% dari total APBN masih lebih kecil dibanding anggaran belanja negara untuk biaya sekitar 4,7 juta pejabat dan aparatusnya sebesar Rp. 215,7 trilyun.

Hal senana juga diungkapkan Ketua Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Riau, Agun Zulfaira, yang menganggap pemerintah Indonesia bisa seharusnya menurunkan harga BBM hingga setara dengan harga jual eceran BBM di Venezuela, yaitu Rp585.

Hal itu bisa dilakukan, kata Agun, jika pemerintah mandiri dalam mengelola minyak dan bisa menaikkan lifting minyak nasional hingga 1,4 juta barel per hari.

Sementara itu, pimpinan LM Nasdem Riau, Dedi Haryanto Lubis, menyoroti keberadaan UU nomor 22 tahun 2001 tentang Migas yang sangat merugikan kepentingan nasional.

“Undang-undang migas kita diindikasikan merupakan titipan asing yang memberikan peluang secara menyeluruh kepada perusahaan-perusahaan asing untuk mengeruk potensi minyak dan tambang lainnya yang ada di Indonesia,” katanya.

Seusai menggelar aksinya di depan kantor Gubernur Riau, massa aksi dari SEGERA dan LM Nasdem bergerak menuju RRI Riau. Di sana, massa aksi membacakan pernyataan sikap yang disiarkan langsung oleh RRI.

SEGERA merupakan gabungan organisasi seperti Partai Rakyat Demokratik (PRD) Provinsi Riau, Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Kota Pekanbaru, Gerakan Soeara Rakjat (GESER), Akademi Rakyat (AKAR),dan Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI).

RINALDI SUTAN SATI

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut