Vatikan Resmi Akui Negara Palestina

Vatikan akhirnya resmi mengakui keberadaan negara Palestina, Sabtu (2/1/2016), setelah perjanjian berisi pengakuan de facto Vatikan atas Palestina yang ditandatangani tahun lalu resmi berlaku.

“Takhta Suci dan Negara Palestina sudah saling memberitahu bahwa persyaratan prosedural untuk pemberlakuan (kesepakatan) telah terpenuhi,” demikian pernyataan Vatikan seperti dikutip teleSUR.

Vatikan mengakui secara de facto keberadaan Negara Palestina melalui sebuah perjanjian tahun lalu. Perjanjian itu sendiri dibuat tidak lama setelah Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui Palestina sebagai negara pengamat non-anggota.

Selain soal pengakuan terhadap Negara Palestina, perjanjian itu juga mencakup operasi gereja Katolik di wilayah yang dikuasai oleh otoritas Palestina.

“Perjanjian itu mengakui aspek penting kehidupan dan aktivitas gereja di Palestina. Sementara pada saat yang sama menegaskan ulang dukungan pada negosiasi dan penyelesaian damai konflik di kawasan itu,” demikian ditulis dalam pernyataan resmi Vatikan.

Israel sendiri sejak awal memprotes perjanjian tersebut. Israel menganggap langkah Vatikan ini sebagai tindakan gegabah yang bisa merusak prospek perjanjian damai dan masa depan hubungan diplomatiknya dengan Vatikan.

Tetapi Paus Fransiskus bergeming. Sebaliknya, dia ingin memainkan peran yang lebih besar di Timur tengah karena dampak dari perang di Suriah, Irak, dan negara timur tengah lainnya terhadap umat Kristen.

Paus Fransiskus dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas setelah bulan Mei mendatang.

Sebelumnya, pada Oktober 2014 lalu, Swedia juga mengakui eksistensi Negara Palestina. Dengan demikian, Swedia menjadi negara anggota Uni Eropa pertama yang mengakui keberadaan Palestina.

“Ini adalah langkah penting untuk mengakui hak bangsa Palestina menentukan nasibnya sendiri,” kata Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallström, saat mengumumkan keputusan tersebut.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut