Baru Sehari Dilantik, Walikota Di Meksiko Tewas Ditembak

Seorang Walikota yang baru saja dilantik di sebuah kotamadya dekat Ibukota Meksiko, Mexico City, ditembak mati, Sabtu (2/1/2016).

Gisela Mota, nama Walikota itu, baru dilantik sebagai Walikota Temixco pada hari Jumat (1/1/2016). Sehari kemudian, dia ditembak mati oleh empat pria bersenjata di depan rumahnya di negara bagian Morelos.

Laporan media lokal menyebutkan, setelah usai memberondong Mota, para pelaku berusaha kabur. Namun, polisi berhasil mengejar mereka. Dua pelaku ditembak ditempat, sedangkan dua lainnya ditahan.

Mota, yang baru berusia 33 tahun, adalah bekas anggota Kongres. Dia adalah kader partai berhaluan kiri-tengah di Meksiko, Partai Revolusi Demokratik (PRD).

Pihak keamanan Meksiko mensinyalir ada keterkaitan para pelaku pembunuhan dengan sebuah geng bernama Los Rojos. Selain itu, seorang pelaku yang ditahan mengaku dibayar 30 ribu dollar AS untuk membunuh politisi kiri tersebut.

Menurut koran El Universal, Los Rojos atau geng Merah adalah salah satu faksi dari sebuah kartel narkoba di Meksiko.

Dalam sebuah pernyataan tertulisnya, PRD Meksiko menganggap Mota sebagai “perempuan pemberani dan kuat”, yang mau berhadapan langsung dengan kejahatan terorganisir di negeri itu.

Di Meksiko, pembunuhan politisi bukan hal yang baru. Pelakunya kebanyakan adalah geng bersenjata yang dibiayai oleh kartel narkoba.

Pada bulan Juni 2015 lalu, walikota yang baru terpilih di Jerecuaro, Rogelio Sanchez, juga dibunuh di sebuah stasiun bus di Guanajuato. Rogelio adalah politisi partai Hijau Meksiko.

Raymond Samuel

Share your vote!


Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid