Tolak SUTT, Puluhan Warga Sigi Geruduk Kantor Camat

Demo SUTT

Puluhan warga asal Desa Pombewe dan Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menolak jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dengan beramai-ramai menggeruduk kantor camat Biromaru, Jumat (11/9), di Jalan Karanjalembah Desa Mpanau Kabupaten Sigi.

Kedangan mereka bermaksud mengadukan berdirinya pembangunan tower SUTT yang yang terpancang kokoh melewati pemukiman di kedua desa tersebut dan meminta untuk dipindahkan ke jalur yang tidak padat penduduk melalui perbukitan.

Aspar, salah seorang warga Loru saat berdialog dengan camat Biromaru mengatakan, mestinya pembangunan jaringan SUTT dari arah Desa Oloboju di kecamatan yang sama ditarik lurus lewat pinggiran pegunungan sampai Desa Ngata Baru. “Bukan malah turun membentuk leter U lewat perkampungan warga,” ujar Aspar.

Menurutnya, bukannya  warga menolak terhadap rencana pembangunan Listrik di daerahnya, namun yang warga inginkan pembangunan tower itu tidak merugikan masyarakat. Sebab, tower itu bisa menimbulkan radiasi.

“Kalau pak camat tidak bisa mengambil keputusan, kami minta pak camat bisa membantu mempertemukan warga  dengan pak bupati  atau gubernur  untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujar Rival, seorang warga Loru lainnya.

Menanggapi  penggaduan warganya, Camat Biromaru Ruslan menjelaskan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait dengan rencana pembangun tower SUTT di dua desa tersebut.

Namun, pihaknya juga mengakui dalam sosialisasi masih belum maksimal dan tidak melibatkan langsung pihak PLN tetapi dari pihak independen, yakni akademisi Untad, untuk menjelaskan ke warga terkait dampak radiasi yang ditimbulkan.

“Karena saya tidak punya kewenangan untuk memindahkan tower yang sudah terlanjur berdiri, nanti kita sama-sama menghadap bupati atau gubernur,” ujar Ruslan yang sudah menjabat camat dua tahun lebih itu.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasi (Kabagkop) Polres Sigi, Kompol  Abd.Azis  yang turut hadir bersama Danramil Biromaru F.M Rompis dan Kapolsek Biromaru, AKP  Fendi, dalam pertemuan tersebut menghimbau, agar masalah yang sedang dihadapi warga diselesaikan dengan kepala dingin, melalui dialog untuk mencari kesepakatan bersama.

Rudi Astika

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut