Ratusan warga Pasir Wangi Datangi Kantor PT. Chevron Geothermal Indonesia

GARUT: Sedikitnya 600 orang warga Pasir Wangi, Kabupaten Garut, mendatangi kantor PT. Chevron Geothermal, Senin (19/7). Mereka menuntut royalti yang seharusnya dibayarkan oleh pihak PT. Chevron kepada warga desar Pasir Wangi.

Warga memulai aksinya dengan memblokir jalan raya yang menuju kantor PT. Chevron. Karena tetap tidak mendapat respon dari pihak PT. Chevron, warga pun berusaha menyandera mobil karyawan.

Selain mempersoalkan royalti, warga juga menagih komitmen P. Chevron untuk menyisihkan 6% keuntungannya bagi pembangunan desa sekitar, misalnya untuk pendidikan, kesehatan, pembanguna infrastruktur, dan lain sebagainya

Koordinator aksi ini, Dadan Nugraha menyatakan bahwa kehadiran PT. Chevron di Garut belum memberi keuntungan real kepada masyarakat, malah membawa kerugian kepada sebagian besar warga, antara lain, air bersih berkurang secara drastis, lahan pertanian rusak, dan kerugian lainnya.

“Perusahaan ini sudah hampir seperempat abad di sini, namun belum memberikan perbaikan atau kontribusi kepada rakyat sekitar. Kami menuntut, PT. Chevron lebih memprioritas warga setempat untuk perekrutan karyawan,” ujarnya.

Karena tidak mendapatkan respon positif dari pihak PT. Chevron, warga pun mengalihkan aksinya ke kantor DPRD garut, untuk mendesak para legislator ini untuk memperjuangkan kepentingan warga.

Namun, lagi-lagi warga bertemu dengan kekecewaan, karena pihak DPRD juga tidak menemui warga karena sedang menggelar rapat. Warga merupakan gabungan dari Komite Masyarakat Desa Peduli Pasir Wangi, Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut