Ratusan Buruh Tambang Gelar Aksi Mogok

Ratusan buruh PT. Sulawesi Mining Invesment (SMI) dan PT. Bintang Delapan Mineral (BDM) menggelar aksi mogok di depan Pelabuhan Pemuatan Nikel Desa Bahudopi,  Kecamatan Bahudopi,  Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah  Kamis (12/3/2014).

Aksi mogok buruh ini dipicu oleh ketidakpuasan kaum buruh atas hasil pertemuan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait tuntutan kaum buruh  dengan pihak DPRD Morowali dan Perusahaan pada tanggal 3 September 2014 di gedung DPRD Morowali.

Franki, koordinator aksi mogok, merasa kecewa dengan apa yang menjadi rekomendasi RDP. Menurutnya, rekomendasi tersebut tidak menyentuh tuntutan pokok kaum buruh, yaitu mendorong Upah Minimum Kota (UMK) dan phk atas 26 buruh kontrak pada bulan September 2013 lalu. Franki mengatakan bahwa pada saat RDP, pihak perusahaan mengatakan tidak mampu untuk mempermanenkan sepuluh orang buruh dengan alasan kekurangan anggaran, dan sementara saat ini perusahaan dibebani pembangunan pabrik nikel, dan belum melakukan ekspor.

Dalam RDP tersebut, pihak perusahaan hanya menyepakati bahwa buruh kontrak masa kontraknya akan diperpanjang hingga bulan desember 2014. Aksi mogok ratusan buruh ini mendapat respon langsung dari pihak DPRD Morowali dan menurunkan tim yang berjumlah 13 orang. Tim tersebut langsung menggelar pertemuan antara pihak buruh yang diwakili oleh ketua FNPBI PT. SMI, Apriansah dan biro advokasi, Wahidin. Sedangkan dari pihak manajemen Perusahaan diwakili langsung oleh Bahar yang selama ini berhadapan langsung jika ada tuntutan buruh.

Andi Kuswandi, sekertaris tim DPRD, saat dihubungi melalui pesan singkat, mengatakan akan mengupayakan agar ada titik temu antara tuntutan buruh dan kondisi perusahaan. “Buruh yang melaksanakan demonstrasi hari ini adalah konstituen yang memenangkan saya pada 9 april kemarin. Saya akan memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan mereka. Jabatan saya sebagai taruhan, karena komitmen dan perjuangan yang akan dimenangkan diparlemen atas dukungan dari kawan-kawan organisasi ekstra parlemen ” kata Kuswandi.

Sampai berita ini diturunkan aksi mogok masih berlangsung dan proses pertemuan antara tim DPRD, FNPBI dan perusahaan belum membuahkan hasil.

Eris

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut