Rakyat Chile Menentang Privatisasi Air

Koalisi dari lebih ratusan organisasi rakyat di Chile, termasuk aktivis lingkungan, masyarakat adat, dan mahasiswa, menggelar aksi besar-besaran menentang privatisasi air, Senin (22/4).

Aksi ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April. Dalam aksinya, ratusan organisasi ini berbaris di bawah satu tema bersama “Berbaris untuk Pemulihan Dan Mempertahankan Air”.

Aksi massa ini dimulai sekitar pukul 11.00 waktu setempat di sejumlah titik berbeda di kota Santiago. Sebagian besar massa aksi bergerak dari Universitas Santiago Chile. Mereka kemudian bergerak bersama-sama menuju Istana Presien Palacio de La Moneda.

Dalam pernyataan politiknya, koalisi organisasi rakyat ini memprotes privatisasi air di Chile. Menurut mereka, privatisasi itu dimulai dengan disahkannya UU air pada tahun 1981 di bawah pemerintahan diktator Augusto Pinochet.

UU itu menyebabkan air menjadi milik pribadi. Selain itu, ketentuan itu juga memberi kewenangan kepada negara untuk menyerahkan pengelolaan dan layanan air kepada perusahaan swasta.

Dalam pernyataan politiknya, koalisi mendesak agar air tidak lagi dianggap sebagai komoditi yang diperdagangkan, tetapi harus dikembalikan sebagai sumber daya milik publik dan dipergunakan untuk kepentingan manusia.

Rodrigo Mundaca, pemimpin dari Gerakan untuk Mempertahankan Akses Untuk Air, Tanah, Perlindungan Lingkungan (MODATIMA), bilang, “Hari ini air, yang notabene aset nasional, telah menjadi aset kapital untuk kepentingan keuntungan dan spekulasi.”

Dalam pernyataannya, koalisi menyerukan kepada seluruh warga negara untuk berpartisipasi dalam protes guna merebut kembali kontrol terhadap air sebaga sumber daya milik publik. “Hanya dengan begini suara kita didengar,” tulis koalisi dalam seruan aksinya.

Koalisi juga menyerahkan surat kepada pejabat pemerintah, yang berisi permintaan membuat UU baru yang menjamin hak rakyat atas air dan mengembalikan air sebagai sumber daya milik publik.

Raymond Samuel

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut