PRD Sulteng Ingatkan Kongres VII Salatiga

Komite Pimpinan Wilayah- Partai Rakyat Demokratik (KPW-PRD) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengingatkan kepada seluruh kader partai agar  tidak melupakan kerja penstrukturan, rekruitmen keanggotaan dan pembangunan sekretariat-sekretariat partai untuk menghadapi politik elektoral kedepan.

“Kongres VII PRD di Salatiga sudah tegas dan terang, evaluasi Presnas ke-5 juga memberi gambaran yang gamblang, olehnya Tiga Tugas Mendesak itu tidak boleh menjadi tugas yang mendadak,” Kata Adi Prianto saat membacakan hasil rekomendasi Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PRD Sulteng Rabu (15/10/2014) di Palu.

Ketua KPW-PRD Sulteng Adi Prianto menargetkan dalam waktu enam bulan pertama  harus sudah terbentuk 75% KPK-KPK (Komite Pimpinan Kota) di Kabupaten/Kota, enam bulan kedua harus sudah berdiri papan nama di kantor-kantor partai.

“Bagi Kabupaten/Kota yang belum ada struktur KPK, nanti KPW akan menunjuk caretaker untuk mempercepat penstrukturan,” kata Adi Prianto.

Terkait dengan  aktifitas politik selama masa Pemilu Legislatif dan Pemilu Pilpres, Adi Prianto menilai belum ada capaian penstrukturan yang mengalami kemajuan secara kwantitatif, demikian halnya terhadap jumlah rekruitmen keanggotaan.

Namun demikian kata Ton (sapaan akrabnya) Partai telah memajukan dan menggelorakan kampanye program gerakan Pasal 33 UUD 1945 dalam memajukan kesadaran politik rakyat melawan setiap bentuk penindasan dan ketidak adilan.

“Kesadaran politik rakyat harus diwadahi kedalam komite-komite basis, kelompok-kelompok diskusi, atau lingkaran-lingkaran kecil ” kata Ton mengingatkan.

Rakorwil yang diperluas itu digelar selama dua hari 15-16 Oktober  2014 untuk menyamakan persepsi dan perspektif dalam membangun partai kedepan, dengan agenda laporan perkembangan partai, evaluasi dan rekomendasi sebagai tindak lanjut atas kerja-kerja politik.

Pertemuan yang dihadiri oleh unsur  pimpinan KPW-PRD, perwakilan kader yang bekerja di Organisasi Massa, dan perwakilan kader partai dari Kabupaten/Kota  diantaranya Palu, Sigi, Poso, Buol, Toli-toli,  Morowali, Banggai dan Banggai Kepulauan, kemudian dirangkaikan dengan sosialisasi Modul Pendidikan Anggota PRD.

Rudi Astika

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut