PRD Luncurkan Koran “Gotong Royong”

Partai pelopor, kata Bung Karno, harus punya majalah atau koran yang bertebaran seperti daun jati di musim kemarau. Koran ini berfungsi mengelektrifikasi massa-rakyat di seantero negeri untuk bergerak.

Sehubungan dengan itu, Partai Rakyat Demokratik (PRD) meluncurkan majalah baru bernama “Gotong-Royong”, Minggu (22/7/2012). Acara peluncuran ini bertepatan dengan peringatan 16 tahun kelahiran PRD.

Sekretaris Jenderal PRD, Dominggus Oktavianus, menjelaskan, koran gotong-royong akan didistribusikan ke cabang-cabang PRD di seluruh Indonesia. Selanjutnya, setiap struktur PRD akan mencetak majalah itu secara massal dan mendistribusikannya kepada massa rakyat.

Harga jual koran ini Rp1000,-. Koran ini berisi posisi politik, arah perjuangan, inspirasi, dan laporan mengenai berbagai kegiatan partai. “Dengan koran ini, PRD berharap bisa menjangkau rakyat banyak dan berbicara dengan mereka,” kata Dominggus.

Sebelumnya, PRD sudah punya majalah bernama “Pembebasan”. Majalah ini terbit dengan isian teoritik dan jangkauan yang terbatas. Sedangkan “Gotong-Royong” diberi isian ringan dan diharapkan menjangkau massa-rakyat lebih luas.

Menyambut peluncuran koran ini, salah seorang pendiri PRD, Webby Warouw, mengatakan, “koran pembebasan telah menunaikan tugasnya melancarkan peperangan terhadap kediktatoran orde baru.”

Sedangkan koran “Gotong-Royong”, kata Webby, mengantarkan massa-rakyat Indonesia menghadapi peperangan kedepan, yaitu melawan imperialisme dan kapitalisme.

Kehadiran koran “Gotong-Royong” akan menambah keras suara tiupan terompet propaganda anti-imperialisme di Indonesia. Terlebih lagi koran ini akan diterbit dalam bentuk cetak.

Andi Nursal

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut