Posko Menangkan Pancasila Advokasi Korban Konflik Agraria di Buol

Posko Menangkan Pancasila Kabupaten Boul, Sulawesi Tengah, mengadvokasi warga desa Boilan dan Maniala, di kecamatan Tiloan, yang menjadi korban konflik agraria.

Jumat (9/2) siang, ratusan warga desa Boilan dan Maniala bersama Posko Menangkan Pancasila Kabupaten Buol menggelar aksi massa di kantor Bupati Buol. Mereka mengecam praktek penyerobotan lahan milik petani Boilan dan Maniala oleh kelompok tertentu.

“Sudah ada 60 hektar tanah kami diserobot dan sudah ditanami beragam tanaman seperti sawit, kelapa, dan cengkeh,” kata Amir, salah satu warga desa Boilan.

Dia mengungkapkan, pihaknya sudah melaporkan tindakan penyerobotan lahan itu pada Polres Buol pada 17 September 2017, tetapi belum penindakan.

“Saat ini pun kami selaku pelapor belum menerima surat laporan atau surat perintah penyelidikan,” imbuhnya.

Setelah berorasi sesaat di kantor Bupati, Posko Menangkan Pancasila bersama masyarakat desa Boilan dan Maniala diterima langsung oleh Bupati Buol, Amirudin Rauf.

Bupati berjanji akan menyelesaikan kasus tersebut. Hari Minggu (10/2/2018), Bupati, Kapolres, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan Camat akan menuju ke lokasi sengketa.

Selain menyampaikan persoalan konflik agraria yang dialami oleh masyarakat desa Boilan dan Maniala, aksi Posko Menangkan Pancasila Buol juga menyampaikan aspirasi soal impor beras dan mahalnya harga kebutuhan dasar rakyat.

Dhimansyur Lewa

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut