Petani Plasma Lampung Barat Datangi Kantor PT. KCMU

Sedikitnya 300 orang petani plasma mendatangi kantor PT. Karya Canggih Mandiri Utama (KCMU) di jalan KH Ahmad Dahlan, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung. Kedatangan petani itu bermaksud untuk menuntut pengembalian sertifikat tanah mereka yang masih ditahan pihak perusahaan.

Menurut Donna Sorenty Moza, aktivis PRD yang memimpin aksi petani ini, para petani sudah kehilangan kesabaran karena ditipu puluhan tahun oleh PT.KCMU. “Sampai sekarang sertifikat tanah milik petani masih ditahan perusahaan,” katanya.

Donna juga mengaku mendapat dukungan dari Bupati Lampung Barat. Sang bupati berjanji akan berperan aktif untuk memfasilitasi penyelesaian masalah ini.

Para petani plasma, yang tergabung dalam Partai Rakyat Demokratik, tiba di kantor perusahaan sekitar 09.00 WIB. Akan tetapi, mereka tidak bisa merapat ke kantor perusahaan karena dikawal ketat oleh kepolisian dan adanya barikade pasukan TNI Angkatan Laut.

Gusti Kadek Artawan, kader PRD yang juga terlibat dalam mengadvokasi petani, para petani pernah menggadaikan sertifikat mereka untuk kebutuhan modal guna keperluan perkebunan sawit seluas 2.709 hektar.

Akan tetapi, meskipun petani sudah membayar cicilan melebihi jumlah utang, tetapi pihak perusahaan tidak kunjung mengembalikan sertifikat tanah milik petani.

Setelah berjam-jam melakukan orasi, pihak perusahaan tidak juga keluar untuk menemui dan berdialog dengan petani. Akhirnya, karena dirasa sudah cukup, massa pun membubarkan aksinya.

Para petani berjanji akan terus-menerus memboikot aktivitas PT. KCMU di Lampung Barat, jikalau perusahaan sawit tersebut tidak juga mengembalikan sertifikat milik petani plasma.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut