Perjuangan Berhasil, Para Pedagang Berterima Kasih Kepada Mahasiswa

BEKASI: Keputusan Pemkot Bekasi untuk meminta  PT Hasana Damai Putra (HDP) menghentikan proses pembongkaran dan relokasi pasar disambut dengan sangat antusias oleh para pedagang pasar Family.

Para pedagang membuat acara khusus untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu perjuangan, terutama sekali gerakan mahasiswa.

Pedagang menganggap mahasiswa telah menjadi pahlawan dalam melawan arogansi pengusaha, yaitu dari PT. Hasana Damai Putra (HDP), karena melakukan perjuangan tanpa pamrih.

Saat acara pelepasan mahasiswa tadi malam, para pedagang menggelar acara pementasan seni dan teatrikal. Beberapa mahasiswa membacakan puisi dan menyanyikan lagu-lagu Perjuangan.

Salah seoarang tokoh mahasiswa, Muhamad Fauzi, yang juga aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menganjurkan kaum pedagang tetap menjaga persatuan dan jangan mau dipecah belah oleh pihak pengusaha.

Fauzi juga mengatakan pihak pedagang harus mengambil pelajaran dari kemenangan perjuangan ini, bahwa sebuah hasil hanya bisa didapatkan dari perjuangan yang tak kenal menyerah.

Perjuangan Pedagang

Sejak bulan April lalu, para pedagang terlibat dalam perjuangan melawan rencana renovasi dan pembongkaran paksa oleh PT. Hasana Damai Putra (HDP).

Para pedagang menganggap renovasi itu sebagai upaya penggusuran.

Pedagang juga menganggap bahwa keberadaan fasilitas pasar Family sekarang masih bagus dan memadai. Lagi pula, kalau seandainya para pedagang ini bersedia dipindahkan sementara, pihak pengembang tidak menjamin bahwa para pedagang bisa kembali ke tempat semula setelah renovasi selesai.

Ada dugaan pemindahan para pedagang tersebut dimaksudkan untuk meramaikan Pasar Modern yang sudah selesai dibangun oleh PT Hasan Damai Putra dan sekaligus menutup Pasar Famili.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut