Pelajar Chile Lanjutkan Aksi Pendudukan Sekolah

Pelajar sekolah menengah Chile bertekad melanjutkan aksinya menduduki puluhan sekolah di negeri itu. Mereka tidak akan terkecoh dengan datangnya musim liburan sejak desember ini.

Selain itu, kata Cristian Pizarro, juru-bicara aksi pendudukan, para pelajar akan berhadapan dengan penghentian pasokan air dan listrik. Para pelajar juga akan berhadapan dengan kemungkinan represi oleh polisi dan militer.

Aksi pendudukan sekolah sudah berlangsung sejak 6 bulan lalu. Aksi ini merupakan bagian dari gerakan mahasiswa Chile menuntut pendidikan gratis dan penentangan terhadap privatisasi pendidikan.

Aksi pendudukan sekolah, atau sering disebut “Tomas”, adalah aksi pelajar dan mahasiswa untuk menduduki sekolah dan bertahan di dalamnya. Aksi ini merupakan salah satu bentuk protes yang populer di Chile, dan juga dilakukan saat mahasiswa melancarkan “gerakan penguin” di tahun 2006.

Ada 700-an sekolah yang diduduki pelajar dan mahasiswa di seluruh Chile. Namun, seiring dengan serangan dan represi oleh militer, saat ini tinggal 70-an sekolah yang masih diduduki oleh pelajar dan mahasiswa.

Menurut Pizarro, ada banyak cara ditempuh pemerintah dan militer untuk menghentikan aksi pendudukan: mulai dari penghentian pasokan air dan listrik hingga penggunaan kekerasan dan tekanan akademik.

Banyak kasus, kata Pizarro, pihak sekolah atau universitas menolak pendaftaran ulang kepada mahasiswa yang terlibat aksi pendudukan.

RAYMOND SAMUEL

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut