Mahasiswa Samarinda Peringati Hari Pahlawan

Sedikitnya 50 aktivis dari Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) memperingati Hari Pahlawan di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (10/11). Mereka memusatkan aksinya di kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Di kantor Gubernur, para aktivis GERAM membakar keranda yang ditempeli photo SBY dan Budiono. “Ini adalah simbolisasi bahwa pemerintahan SBY-Budiono sudah gagal,” ujar Tyas, koordinator lapangan aksi ini.

Seusai menggelar aksinya di kantor Gubernur, massa GERAM pun bergerak menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa. Di depan TMP, perwakilan berbagai organisasi menyampaikan orasi politik.

Dalam aksinya, GERAM membawa sejumlah tuntutan, diantaranya: Laksanakan Pasal 33 UUD 1945, Laksanakan Reforma Agraria sesuai UUPA 1960, dan jaminan terhadap demokrasi rakyat seluas-luasnya.

Selain itu, sebagai solusi atas persoalan bangsa Indonesia saat ini, aktivis GERAM menyerukan nasionalisasi seluruh asset strategis dan dilaksanakan di bawah kontrol rakyat.

GERAM merupakan gabungan dari Perempuan Mahardika, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Partai Pembebasan Rakyat (PPR), Pembebasan, Freedom, KM Kaltim, KM Progressif, Senat Hukum Untag, dan Partai Rakyat Demokratik (PRD).

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut