Mahasiswa Iran Serbu Kedutaan Inggris Di Teheran

Ribuan mahasiswa Iran menyerbu kedutaan Inggris di Teheran, Selasa (29/11). Aksi ini merupakan reaksi atas keputan Inggris menerapkan saksi ekonomi baru secara sepihak terhadap Iran.

Dalam aksi penyerbuan itu, mahasiswa memanjat gerbang kedutaan Inggris, dan kemudian memasuki halaman. Sementara sebagian mahasiswa menghujani kantor itu dengan batu dan bom Molotov.

Kantor berita IRNA melaporkan, sekelompok mahasiswa berhasil memasuki kantor kedutaan dan merampas sejumlah dokumen resmi kedutaan. Dokumen itu dihamburkan keluar dan kemudian dibakar.

Sementara ribuan mahasiswa di luar gerbang terus-menerus meneriakkan yel-yel “Ganyang Inggris”, “Ganyang Amerika”, dan “Ganyang Israel”. Mereka juga membakar bendera Inggris, Amerika Serikat, dan Israel.

Laporan lain menambahkan, seorang mahasiswa berhasil memanjat dinding kedutaan dan mengambil photo Ratu Elizabeth II.

Polisi Iran menggunakan gas air mata untuk membubarkan demonstran. Polisi juga menggunakan water canon untuk memukul mundur mahasiswa dari pagar gedung kedutaan.

Media Iran lainnya, Fars, melaporkan adanya penyanderaan sejumlah staaf dan karyawan kedutaan pada hari yang sama. Tetapi Polisi Iran belum memastikan berapa orang staf dan karyawan kedutaan Inggris yang tersandera.

Pada awalnya, demonstrasi hari Selasa kemarin berlangsung tenang dan damai. Ribuan orang memperingati kematian ilmuwan nuklir Iran, Majid Shahriari. Pejabat resmi Iran menuding Shahriari dibunuh oleh operasi khusus intelijen Mossad Israel dan M16 Inggris.

Sementara itu, Kementerian luar negeri Iran, Selasa, menyampaikan penyesalan atas serangan “yang tak dapat diterima” terhadap kedutaan besar Inggris di Teheran.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu menyampaikan “penyesalan atas beberapa kelakuan yang tak dapat diterima sejumlah kecil pemrotes, meskipun ada upaya-upaya polisi” (untuk mencegahnya) di kedutaan besar Inggris.

Peristiwa penyerbuan kedutaan juga pernah terjadi pada tahun 1979. Saat itu, pada 4 November 1979, mahasiswa Iran menyerbu kedutaan Amerika Serikat. Mahasiswa menyandera 52 orang diplomat sebagai bentuk dukungan terhadap “Revolusi Islam Iran”.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut