LMND Potong Hewan Kurban Untuk Pengungsi Merapi

Pengurus Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) wilayah DIY melakukan pemotongan hewan kurban untuk disumbangkan kepada para pengungsi merapi, terutama sekali yang belum tersentuh bantuan pemerintah.

Menurut ketua LMND DIY Edi Susilo, ada banyak pengungsi yang tidak tertampung di tempat pengungsian, tidak mendapat bantuan dari pemerintah ataupun donatur-donatur yang ada.

Selain itu, lanjut Edi Susilo, sumbangan difokuskan kepada pengungsi yang berada di dekat lereng merapi, yaitu pengungsi yang nekat pulang, karena sudah tidak tahan dengan kondisi memprihatinkan di pengungsian.

“Kami harus melakukan penyisirian ke daerah-daerah dekat lereng merapi. Mereka (para pengungsi) banyak sekali yang tidak punya apa-apa untuk menyambut lebaran ini,” ungkap Edi Susilo kepada Berdikari Online.

Namun, jumlah ekor kambing yang sangat terbatas, yaitu hanya lima ekor, menyebabkan hanya sebagian kecil pengungsi tercecer saja yang mendapatkan bantuan ini.

Untuk itu, Edi Susilo mengharapkan agar pemda dan pihak-pihak donatur juga memperhatikan nasib para pengungsi yang tercecer, yaitu mereka yang tidak tertampung di posko pengungsian resmi.

Banyak Pengungsi Yang Pulang

Berdasarkan hasil penyisiran aktivis LMND di sepanjang 8 kilometer dekat merapi, ditemukan banyak sekali warga yang sudah kembali ke kampung mereka.

Seorang warga bernama Maryono, warga desa Srumbung, Magelang, mengaku ada sekitar 110 KK yang pulang ke kampung halaman, bertahan dari pagi hingga sore hari, dan kembali ke pengungsian jika malam hari sudah tiba.

Namun, Maryono juga mengakui bahwa banyak warga yang tidak kembali ke pengungsian pada malam hari, dan memilih untuk berdiam di rumah mereka meski status bahaya belum dicabut.

Kesulitan terbesar di tempat pengungsian, menurut pak Maryono, adalah kondisi tempat yang mengalami over-kapasitas, dan keharusan untuk berebut makanan dan bahan keperluan lainnya.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut