LMND: Cita-Cita Harkitnas Makin Terkubur

LMND.jpg

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menilai cita-cita kebangkitan nasional, yakni bangsa yang bebas dan merdeka, makin terkubur. Akibatnya, cita-cita kemerdekaan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur urung terwujud.

“Saat ini, pasca reformasi, ketimpangan ekonomi antara yang kaya dan yang miskin makin parah. Diperparah lagi dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah saat ini yang sangat jauh dari cita-cita menyejahterakan rakyat,” ujar Ketua Umum LMND, Vivin Sri Wahyuni, melalui siaran pers, di Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Menurutnya, hanya beberapa bulan setelah dilantik, Jokowi-JK sudah menaikkan harga BBM. Tidak hanya itu, pemerintahan Jokowi-JK juga menyerahkan harga BBM pada mekanisme pasar.

Situasi tersebut, kata Vivin, diperkeruh oleh sikap lembek pemerintahan Jokowi-JK dalam menangani persoalan PT Freeport Indonesia. “Freeport tidak mengindahkan sistem perundan-undangan yang ada di Indonesia dan cenderung menciderai kedaulatan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Belum lagi, ungkap Vivin, masyarakat Indonesia juga akan diperhadapkan dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), yang membuka pintu perdagangan bebas di kawasan Asia Tenggara.

Di sektor pendidikan, LMND menyoroti lahirnya sejumlah Undang-Undang yang makin mengomersialkan pendidikan. “ UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional sebagai dasar pendidikan di Indonesia, sejatinya, sangat ber-ideologi pasar,” terangnya.

Ia menilai, pendidikan saat ini makin menjadi instrumen negara dalam penyediaan tenaga kerja murah yang berkorelasi dengan kepentingan kapitalisme global.

Terkait hal di atas, dan sehubungan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), LMND menyerukan kepada penyelenggara negara saat ini, yakni Jokowi-JK, untuk mengembalikan Pancasila sebagai filosofi dan sekaligus dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

LMND juga menuntut Jokowi-JK untuk konsisten menjalankan Trisakti sesuai janji kampanyenya. “Seharusnya dalam menjalankan Pemerintahannya, Jokowi-Jk harus menyadarkan kembali jalannya Pemerintahan ini pada semangat Trisakti yang sebenar-benarnya,” tegasnya.

Selain itu, LMND juga mengajukan sejumlah tuntutan spesifik, seperti menolak penyerahan harga BBM pada mekanisme pasar, menolak agenda MEA 2015, dan menuntut pencabutan UU Sisdiknas.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut