Kronologis Penyerangan Polisi Terhadap Warga Picuan

Polisi kembali melakukan tindakan tidak terpuji. Pada hari Jumat (20/4/2012) lalu, polisi telah berupaya menganiaya dan menangkap seorang warga di desa Picuan Lama, Kecamatan Motoling Timur, Minahasa Selatan.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 02.00 WITA. Polisi yang menumpangi 10 mobil berusaha menangkap warga bernama Yance. Saat itu, polisi mendobrak pintu rumah dan sempat menyiksa Yance.

Melihat kejadian itu, istri Yance pun berteriak meminta pertolongan. Beberapa saat kemudian, warga mulai berdatangan ke rumah Yance. Polisi terperangkap di dalam rumah.

Untuk bisa keluar rumah, Polisi melepaskan tembakan ke udara. Situasi itu makin memicu kemarahan rakyat Picuan. Rakyat pun berupaya melakukan perlawanan meski dengan tangan kosong.

Polisi pun lari tunggang langgang. Warga yang marah akhirnya melampiaskan kemarahannya dengan menghancurkan mobil yang digunakan polisi. Anehnya, di atas mobil tersebut ditemukan banyak senjata tajam.

Esok harinya, 21 April 2012, polisi melakukan sweeping terhadap warga. Aksi sweeping itu dilakukan di pintu masuk dan keluar kampung. Akibatnya, warga terkurung di dalam kampung. Wartawan pun dilarang memasuki kampung.

Sampai hari Senin (23/2012), Polisi masih melakukan sweeping. Polisi berdalih ingin menangkap pelaku pengrusakan. Padahal, tindakan warga itu dipicu oleh kebrutalan Polisi yang menangkap warga secara membabi-buta.

Penolakan Tambang

Aksi penyerbuan polisi itu diduga terkait dengan aksi penolakan warga terhadap kehadiran sebuah perusahaan tambang emas, PT. Sumber Energi Jaya.

Yance, korban penangkapan, adalah salah seorang tokoh penolak kehadiran pertambangan emas itu. Bagi Yance dan warga Picuan, kehadiran perusahaan tambang emas itu akan menggusur tambang tradisional dan merampas tanah rakyat.

Warga Picuan melawan. Kabarnya, pada Februari 2012, seorang pendeta ditangkap oleh pihak kepolisian. Pendeta tersebut telah memimpin perlawanan terhadap kehadiran tambang emas tersebut.

JONATHAN WOROTITJAN

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut