KASBI Kecam Kriminalisasi Pengurus Serikat Pekerja PT Asietex Indopratama

Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) mengecam tindakan pihak perusahaan PT. Asietex Indopratama yang melaporkan beberapa pengurus serikat pekerja di perusahaannya atas tuduhan pencemaran nama baik.

Padahal, menurut penjelasan pengurus KASBI dalam siaran persnya, para pengurus SP Asietex hanya menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan hak-hak normative anggotanya, seperti ketidakjelasan kontrak kerja, protes atas tunjangan makan yang tidak layak sebesar Rp. 1.250,-/ hari, tunjangan transport yang tidak memadai, ketidakjelasan peraturan perusahaan dan sebagainya.

Pada awalnya, para pengurus serikat pekerja menggelar rapat pengurus untuk menentukan bentuk dan metode informasi kepada anggota atas hasil beragam keluhan yang disampaikan oleh anggota sendiri.

Hasil rapat menyepakati bahwa sejumlah keluhan itu akan dituangkan dalam bentuk selebaran yang kemudian dibagikan kepada anggota. Di saat media informasi dan komunikasi antar pengurus dan anggota serikat ini dibagikan, ternyata pihak perusahaan/manajer HRD malah mengkriminalisasi para pengurus dengan pasal penghinaan.

Tidak berhenti sampai di situ, saat ini pihak pengusaha melakukan skorsing terhadap 5 orang tersebut, yang dituangkan melalui 5 buah surat yang dibuat tanggal 21 Juli 2011 perihal pemberitahuan skorsing. Adapun alasan dikeluarkannya surat tersebut adalah karena ke-5 orang pengurus SP tersebut telah ditetapkan sebagai Tersangka.

“Ini merupakan indikasi dari tindak pidana pemberangusan serikat (Pasal 28 UU No. 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja dan Serikat Buruh), yang diancam dengan pidana maksimal 5 tahun penjara,” tulis KP KASBI dalam siaran persnya.

Selain itu, tindakan pihak perusahaan/manajemen HRD melaporkan para pengurus Serikat Pekerja kepada pihak kepolisian dianggap merupakan indikasi tindak pidana pemberangusan serikat pekerja. “Para pengurus hanya menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan UU Nomor 21 tahun 2000,” katanya.

Untuk itu, KASBI dalam tuntutannya mendesak pihak Kepolisian menghentikan proses penyidikan terhadap para pengurus SP Asietex yang saat ini sedang berlangsung di Polsek Cikampek.

Pihak KASBI juga pihak kepolisian menangkap pihak Managemen PT. Asietex Sinar Indopratama karena tindak pidana pemberangusan Serikat, berupa tindakan menghalang-halangi dan mengintimidasi pengurus dan anggota Serikat Pekerja PT. Asietex Sinar Indopratama.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut