Ichwan Persada Luncurkan Buku “101 Movie Guide”

101_Movie_Guide

Produser film Ichwan Persada tak berhenti berkarya. Setelah menelurkan 2 film dalam waktu berdekatan, yakni La Tahzan dan Cinta/Mati, kini ia bersiap mengeluarkan karya lagi. Tapi kali ini bukan film, melainkan buku.

Pria kelahiran Makassar ini memang juga dikenal aktif menulis seputar film di sejumlah media. Karenanya rencananya merilis buku perdananya tak terlalu mengherankan. “Sebenarnya ini mimpi lama. Dari dulu saya ingin sekali di Indonesia punya semacam buku panduan orang menonton film, terutama bagi pecandu film seperti saya. Ditulis dengan bahasa sederhana namun tetap menarik, dan juga tetap memberi tambahan pengetahuan bagi pembacanya. Dan di ujungnya bisa jadi mereka tergerak mencari film yang di-review dalam buku tersebut, “ jelasnya.

Setelah bertahun-tahun dipersiapkan, buku bertajuk 101 Movie Guide itupun akhirnya berhasil diterbitkan atas kerjasama Nulis Buku dan Findie Makassar. Buku berisi 101 review film setebal 400-an halaman ini menyuguhkan film dari berbagai belahan dunia. Tak hanya dari Indonesia dan Hollywood, namun juga dari Korea, Palestina, Brazil hingga Inggris. “Inti menerbitkan buku ini sesungguhnya pada apresiasi. Disini diulas cukup banyak film berkualitas yang mungkin jarang kita tahu. Dengan demikian mencoba mendidik pembaca untuk bisa memilah mana film yang patut ditonton, “ tambah Ketua Tim Ahli Apresiasi Film Indonesia 2013 itu.

Setelah melakukan soft launching di Hari Film Nasional 30 Maret lalu di SAE Institute, kini 101 Movie Guide telah diluncurkan secara resmi. Peluncurannya pun terasa istimewa karena diadakan di program “Kampung Film” yang diselenggarakan oleh Apresiasi Film Indonesia 2013. Acara yang digelar pada Minggu 3 November 2013 di Plaza Selatan, Gelora Bung Karno, Senayan, itu dipandu oleh Dewi Hughes dan dimeriahkan oleh Brilliant Yotenega [pendiri Nulis Buku] dan bintang tamu Vino G Bastian.

Vino sendiri punya pendapat menarik seputar buku 101 Movie Guide itu. “Buku ini bukan cuma panduan saja. Tapi ada wawasan tentang film yang ditulis di buku ini. Dengan membaca buku ini anak muda dapat mendapat wawasan untuk menulis review atau kritik film.”

“Di buku ini lengkap banget, ada film dari Brazil, Afganistan, Singapura, Korea, Jepang, dan tentunya Indonesia ada semua di sini. Dan gue suka pembahasan film luar dengan film Indonesia hampir sama di buku ini, ” tambah Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2008 itu. (NN)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut