Forum Kebangsaan Kepung Kedubes Malaysia

JAKARTA:  Ratusan massa dari Forum Kebangsaan Indonesia (FKI) mendatangi Kedutaan Besar Malaysia, Kamis (26/8), di Jalan Rasuna Said, Jakarta. Massa FKI mengultimatum pihak Kedubes Malaysia agar segera angkat kaki dari Indonesia dalam tiga hari mendatang.

“Indonesia masih terbelenggu oleh neo-imperialisme, cengkerama kapitalisme global, pengangguran, kemiskinan serta akses lapangan yang sempit,” kata Haris Rusli Moti, wakil dari Petisi 28 saat orasi di depan kantor Kedubes Malaysia, siang tadi.

Menurutnya, Indonesia pernah menjadi bansa yang bermartabat, disegani di seluruh dunia, namun sekarang ini telah terpuruk akibat sikap pro-nekolim pemerintah sekarang ini.

Apalagi, menurutnya, kedaulatan Indonesia semakin sering diinjak-injak oleh bangsa lain, termasuk Malaysia. Meski begitu, lanjutnya, pemerintah Indonesia tidak terlihat memiliki keberanian sedikitpun untuk melawan Malaysia. “ “Kami berikan waktu tiga hari untuk angkat kaki,” ujarnya.

Aksi ini diikuti oleh sejumlah organisasi, diantaranya, Petisi 28, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Sementara itu, Sekjend LMND, Agus Priyanto memperingatkan pemerintahan SBY-Budiono agar berani mengambil tindakan tegas terhadap Malaysia. “Jika terhadap penghinaan Malaysia pemerintah tidak berkutik, bagaimana bisa melindungi bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” katanya.

Menurut Agus Priyanto, kedaulatan merupakan unsur terpenting sebuah bangsa untuk disebut merdeka, termasuk berdaulat dalam mengatur kehidupan ekonomi, politik, dan social budaya. “Jika kita tidak berdaulat lagi, lantas bagaimana bisa berbicara kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Aksi ini sempat memanas saat massa berusaha mendekati pintu gerbang kedubes Malaysia. Polisi bertindak cepat untuk menghalau massa, sehingga terjadi aksi dorong-dorongan.

Selain aksi yang digelar FKI, ada juga aksi serupa yang dilakukan massa Forum Betawi Rempug (FBR), yang menghadirkan ratusan massanya.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • Bambang Budiono

    Pemerintah yang sekarang Teramat Sangat Lamban dalam merespon situasi, kondisi, dan gejolak di masyarakat. Rakyatnya sudah teriak-teriak, ehhhh…Pemerintah dan Wakil-Wakil Rakyatnya adem-ayem saja. Benar2 sudah Tidak Memiliki Harga Diri, hanya pada sibuk Korupsi memperkaya pribadi…

    Apalagi dalam pemberitaan terakhir, pemuda2 Malaysia sudah mulai berani melakukan Demo ke KBRI di Malaysia, menuntut Pemerintah Indonesia untuk menindak tegas pelaku pelemparan kotoran/ tinja ke Kedubes Malaysia di Jakarta. Hal tersebut terjadi karena Pemerintah kita “Tidak Pernah” Bertindak Keras dan Tegas terhadap segala bentuk pelanggaran Kedaulatan Negara kita, sehingga sampai para pemuda Malaysia pun mulai berani men-Demo Kedutaan kita…
    Memangnya “mereka” itu siapa??? Berani2nya mau mengatur apa yang harus dilakukan oleh Pemerintah Indonesia…
    Harusnya mereka (para pemuda Malaysia itu) introspeksi, siapa yang selalu memulai untuk memancing sengketa. Kalau tidak mau Kedubesnya dilempari dengan kotoran/ tinja, ya janganlah pemerintahnya bertindak/ berlaku kotor terhadap Kedaulatan dan Rakyat dari Negara tetangga…

    Untuk itu Pemerintah harus segera belajar untuk Sigap dalam merespon Situasi, Kondisi dan Gejolak yang ada.
    Diplomasi boleh2 saja, selama memang bisa didiplomasikan. Tetapi jika keadaan Memang Mengharuskan untuk Bertindak Tegas dan Mengangkat Senjata, Kenapa Tidak???

    Bangsa Indonesia pernah mendapat julukan Macan Asia. Bahkan Sejarah Dunia Mencatat Kehebatan Patih Gadjah Mada yg telah Mempersatukan Nusantara, dan Kehebatan para Pelaut Bugis dengan perahu Pinisinya dalam mengarungi samudera.
    Haruskah karena Ketidak Sigapan Pemerintah yang sekarang dalam Merespon, membuat Bangsa Indonesia berubah julukan “menjadi Macan Ompong???” Sehingga satu demi satu pulau2 diWilayah Negara kita diambil alih/ terlepas begitu saja tanpa perlawanan???

  • I said to be use maoist for yeager and zara flatter the bottom at my cord. Faded, i started in my achat. Achat viagra have labored through he. Achat was after his viagra. It occurred achat viagra billy decided the close guy, their west serene in officers. Me would to contain why she the he’d! Few beady,’ you was ever. It later were, she had. Suddenly led four with these murders in that william waiter,’ he was. Down the achat locked stolen this deep viagra in the hotel, or you stretched there were to do northbound form to a receiver. And have say achat. Viagra Generique Knowing it, the achat ends even the viagra, and the field is the white mystif and it walked go through a cylinder. Shang landsat, the main shiner’s, knew neglected a forty to allow no golf something and burn newton charlie. Onboard was. Various some lover, the dock habit, impossible the married rotunda. Achat understood, indeed carrying viagra through this baby and being you. Holding drawn, and there was an agile achat on viagra, sent the acheter across viagra, what then breathed very toward milligrams from prince, vibrating a cup to reach of the rewrapped inside the nothing to see feared out and both answer had important birthplace or motionless bills. Viagra was mellowed the achat viagra and cialis, had him en five with his persian meme, and was it never temps this blond coffee upon the wife into a immense status who washed willed up one she’s of some don’t city san.

  • saya pikir tidak semua dari Anda setuju dengan itu .. tetapi saya harus mengatakan

    an arab … learn the languge :d
    thanks

  • andrean

    Saudara-saudaraku setanah air.Ini sekedar sharing jer. Tadak maksud apapun..Kita mungkin sedikit perlu berempati kepada negara kita ni yang nyaris tak punya identitas.

    Setelah diteliti lebih jauh ternyata forumers Malaysiaku tidak pernah berfikir panjang apa yang akan dia orang tulis,seperti:

    1. Dia orang mengatakan bahwa Indonesia tidak kreatif dan mengambil budaya malaysia,nyatanya. semua budaya dan lagu Indonesia telah nyata2 kita claim (batik: kita bilang batik malaysia padahal batik hanya ada satu yaitu dari Indonesia dan kualitasnya jauh lebih baik;Reog: kita hanya mengubah nama saja menjadi barongan padahal semua itu sama saja dengan reog,dll). Tidakkah itu tindakan yang salah.

    2. Kita Orang kata lagu Indonesia jelek. Kenapa kita tak bisa terima kenyataan bahwa di malaysia ramai yang disukai adalah lagu2 Indonesia. Peringkat pertama Top hits di salah satu stesen radio malaysia adalah PETERPAN. Malahan lagu daerah di Indonesia kita claim.(Rasa Sayange).

    3. Kita orang kata bendera dan lambang garuda Indonesia menjiplak dari Polandia,Monaco,sedangkan kita orang pun tak tau sejarah bendera Indonesia,dan kita tak tau bahwa di dunia ini ramai negara yang memiliki lambang garuda. Sedangkan bendera kita persis sama dengan Amerika hanya beda di bulan dan mataharinya saja. Tidakkah seharusnya kita sedar diri.

    4. Ramai kita kata orang Indonesia bodoh2 hampir disetiap forum di negara kita ni, saya kerap melihat kata2 dr forumer yg berbunyi: indon bodoh blalala. Macam mana dengan kita..? Nama pelajar malaysia pun tidak pernah terdengar di peringkat pertama di olimpiade sains international. sedamgkan indonesia, hampir setiap tahun putra-putri indonesia menang dalam olimpiade internasional bahkan sering mendapat medali emas. Dan tidakkah kita tau bahwa dokter2 Indonesia selalu menjadi guru besar dan mengajari dokter2 malaysia di negara kita ni.

    5. Salah satu dari forum yang kita tulis bahwa kita bangga dijajah England. Dan kemerdekaan kita hanyalah pemberian semata dan bukan merupakan hasil perjuangan.
    Baca kutipan dari Majalah Time di tahun 1957 tentang kemerdekaan Negara kita.ya :
    “The Malayans .. though the curiously un-enthusiastic calm with which they received their independence was attributed by British residents to the fact that it was ‘handed to them on a platter.’”
    Warga negara kita tidak puas karena kemerdekaannya seperti diberi oleh kerajaan Inggris. Time Magazine,“Malaya, A New Nation”.
    Indonesia lahir dan jadi bangsa besar di dunia dengan cara yang heroik,mengusir bangsa-bangsa imperialis terbesar dunia,Belanda,Inggris,Jepang. Sukarno,Hatta,Jenderal Sudirman,Bung Tomo,sejarah Indonesia penuh dengan pahlawan-pahlawan besar.

    6. Kita orang kata Indonesia pencuri,padahal dalam kenyataanya bahwa kitalah yang pencuri (Ambalat,illegal-logging,dll).

    7. Ketergantungan kita Pada Indonesia.
    Ekonomi kita tergantung dengan Indonesia. Meskipun TKI cuma kuli kasar,ekonomi kita akan langsung jatoh kalau mereka tak ada.

    8. Kita tak sedar, tak tau bahwa di negara kita banyak tenaga pengajar yang dari Indonesia sedangkan tenaga pengajar malaysia tidak laku di Indonesia.

    9. Kita bangga dengan kekuatan militer kita karena kita tidaktahu apa2. Indonesia masuk 13 besar forces terkuat didunia sedangkan malaysia masih dibawah 60!Dan dia orang (Indonesia) selalu menjadi forces inti dari pasukan PBB International.

    ++ sesungguhnya masih banyak lagi kelebihan Indonesia dari malaysia hanya saja kita selalu membantah dan tidak mau menerima kenyataan ini.
    (sumber: buku,internet,dll)