Fidel Castro: Umat Manusia Terancam Kepunahan

Pemimpin revolusi Kuba Fidel Castro memperingatkan bahwa umat manusia sedang berhadapan dengan ancaman kepunahan dan sebuah tindakan harus dilakukan untuk mencegah hal ini.

“Saya fikir bahwa kita harus melakukannya sekarang dan itu hal penting yang ingin saya diskusikan dengan pengunjung,” kata Fidel Castro kepada sejumlah intelektual yang menghadiri Havana Book Fair ke-20 pada hari Selasa (15/2).

Sebuah rekaman tentang diskusi ini disiarkan sore harinya melalui program diskusi meja bundar di stasiun TV.

“Jika kita bisa menyayinkan akademisi untuk memahami bahaya yang sedang kita hadapi saat ini, saat solusi tidak mungkin ditunda lagi, maka mereka dapat membujuk kaum yang menciptakan kepuasan dan ketidakmmapuan yang pernah ada: kami, politisi,” kata Fidel Castro.

Fidel Castro mengatakan bahwa hampir 20 tahun yang lalu, yaitu selama konferensi lingkungan dan pembangunan PBB, dia mempunyai tugas untuk memperingatkan dunia bahwa ras manusia terancam kepunahan.

“Saya beralasan bahwa, meskipun bahaya itu belum begitu dekat seperti sekarang; mereka memperhatikan saya dengan penuh perhatian, mungkin lebih mengatakan dengan sabar,” kata pemimpin Kuba ini. Dia memperingatkan mengenai konsekuensi buruk dari penjatuhan bom nuklir di dua kota Jepang, Hiroshima dan Nagasaki, yang meneror dan membunuh ratusan ribu orang.

Diantara berbagai faktor yang mengancam dunia adalah perang, karena perebutan energi, yang mana kaum ilmuan menempatkan kemanusiaan di tangannya, kata Fidel Castro.

Fidel Castro menyatakan bahwa seratus senjata nuklir sudah cukup untuk menyebabbakan musim dingin, yang berarti bahwa matahari tidak akan pernah terlihat lagi.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut