Begini Aksi PRD Kota Sorong untuk Korban Banjir Sentani dan Jayapura

Bencana banjir bandang yang melanda kota Sentani dan Jayapura, Minggu (17/3/2019), telah menggerakkan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) kota Sorong, Papua Barat, untuk menggelar aksi kemanusiaan.

Sejak Selasa (19/3), PRD Kota Sorong langsung menggelar aksi kemanusiaan. Aksi pertama digelar di Taman Terbuka kota Sorong (Sorong City) dari sore hingga malam hari.

Untuk menarik perhatian masyarakat sekitar, PRD Sorong Raya bersama Sanggar Kumeser melantukan musik-musik rakyat. Aksi berhasil menarik simpati masyarakat yang berlalu-lalang di kawasan taman Sorong City.

Aksi paling menyentuh dilakukan oleh seorang anak Sekolah Dasar (SD) bernama Eidita Aiwor. Ia datang menyerahkan seluruh tabungannya dalam celengan, demi membantu meringankan beban korban banjir di Sentani dan Jayapura.

Di hari berikutnya, aktivis PRD Sorong Raya menggelar aksi jalan kaki sejauh 12 kilometer untuk menggalang dana kemanusiaan dari masyarakat kota Sorong.

Usai aksi jalan kaki, malam harinya mereka menggelar pentas musik kemanusiaan dengan peralatan musik seadanya di depan mall Ramayana Sorong.

Besoknya, PRD Sorong Raya menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan di depan SAGA Supermarket and store kota Sorong. Kali ini, selain lagu-lagu rakyat, aktivis PRD juga menyuguhkan tarian-tarian khas Papua.

Di hari Minggu (24/3), bertempat di depan Supermarket SAGA, PRD Sorong Raya kembali menggelar aksi kemanusiaan. Kali ini, mereka menyuguhkan tari-tarian yang berbau kritik terhadap sistim ekonomi yang serakah dan merusak lingkungan.

“Banjir yang melanda kota Sentani dan Jayapura telah mengetuk pintu kemanusiaan kita semua. Inilah yang bisa kami lakukan,” ujar Juru Bicara PRD kota Sorong, Ambo Klagilit, Rabu (27/3).

Menurut Ambo, bencana alam seharusnya selalu mengajar kita dua hal, yaitu bagaimana bersolidaritas sekaligus memperingatkan kita untuk lebih memperhatikan tata-kelola sumber daya alam yang tidak merusak alam.

“Aksi solidaritas itu, yang mengedepankan gotong-royong, adalah contoh konkret bagaimana ber-Pancasila.”

Ambo Klagilit, Jubir PRD Kota Sorong Raya

Selanjutnya, kata dia, bencana banjir Sentani dan Jayapura menjadi pembelajaran agar pengelolaan sumber daya alam kedepan lebih berorientasi pada kebutuhan rakyat dan ramah lingkungan.

“Sudah terbukti, sistim ekonomi kapitalis yang mengedepankan untung semata, abai terhadap persoalan lingkungan, hanya mendatangkan bencana,” tegasnya.

Hari ini, Rabu (27/3), PRD Sorong Raya menyerahkan bantuan kemanusiaan yang berhasil dikumpulkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kota Sorong. Selanjutnya, bantuan itu akan diserahkan langsung ke korban banjir di Sentani dan Jayapura.

Dalam aksi kemanusiaan yang digelar hampir seminggu itu, PRD kota Sorong berhasil mengumpulkan dana kemanusiaan sebesar Rp 38 juta dan 16 kardus berisi pakaian layak pakai.

Dari jumlah itu, sebanyak Rp 28 juta dikirimkan langsung untuk korban banjir Sentani dan Jayapura, sedangkan Rp 10 juta untuk pengungsi Nduga.

Gunawan

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut