Badan Penasehat Politik Tertinggi di Tiongkok mengadakan Sidang Tahunan

Sesi Keempat dari Komite Nasional ke-11 Konferensi Konsultasi Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC), badan penasehat politik tertinggi di negara Tirai Bambu tersebut resmi dibuka di Balai Agung Rakyat Beijing pada hari Kamis.

Lebih dari 2.000 anggota Komite Nasional CPPCC yang berasal dari seluruh China akan membahas isu-isu utama tentang pembangunan bangsa selama sesi tahunan ini, yang kesimpulannya dijadwalkan akan diumumkan pada 13 Maret mendatang.

Pada pertemuan pembukaan yang dimulai pukul 3 sore ini, Ketua Komite Nasional CPPCC Jia Qinglin menyampaikan laporan tentang pekerjaan Komite Tetap dari Komite Nasional CPPCC sepanjang tahun lalu.

“Selama tahun lalu, CPPCC … membuat kontribusi penting dalam menanggapi berbagai risiko dan tantangan, mempromosikan pembangunan ekonomi dan sosial yang cepat, dan secara ilmiah merumuskan Rencana Lima Tahunan yang Kedua Belas,” kata Jia.

Dia mengatakan CPPCC juga membuat kontribusi penting untuk memajukan perkembangan hubungan dami antara kedua sisi Selat Taiwan dan memperluas hubungan yang ramah antara China dengan negara-negara asing.

Pucuk pimpinan Partai Komunis Tiongkok (BPK) dan pejabat negara seperti Hu Jintao, Wu Bangguo, Wen Jiabao, Li Changchun, Xi Jinping, Li Keqiang, Dia Guoqiang dan Zhou Yongkang terlihat hadir pada pertemuan pembukaan tersebut.

Didirikan pada tahun 1949, CPPCC terdiri dari anggota elit masyarakat China yang bersedia mengabdi sebagai think tank bagi pemerintah dan organ legislatif dan yudikatif negara.

Sebagai sebuah forum terbuka, dimana Partai Komunis Tiongkok (CPC) bersama partai-partai non-Komunis dan personal-personal tanpa afiliasi kepartaian membahas urusan kenegaraan secara bebas pada kedudukan yang setara, CPPCC telah menjadi manifestasi dari demokrasi sosialis model Tiongkok. (Diterjemahkan dari Xinhua.net)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut