LMND Palopo Gelar Konferensi Kota

Bertempat di sebuah Ruko di Jalan Merdeka, Palopo, seruan “hidup mahasiswa” bergema berkali-kali. Sedikitnya 20 orang pemuda-mahasiswa sudah berkumpul. Mereka adalah aktivis dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).

Mereka sedang menggelar acara konferensi. Ketua LMND Sulsel, Alwi Assegaf, hadir dalam acara ini. Hadir pula ketua Komite Pimpinan Kota (KPK) PRD Palopo, Musafir Jasin. Alwi Assegaf yang membuka acara ini dengan pidato politik.

“Mahasiswa harus terlibat dalam mendorong persatuan nasional, untuk memukul imperialisme keluar dari bumi Indonesia. Tanpa ada persatuan nasional, maka imperialisme tidak akan bisa dihancurkan,” ujar Alwi dengan nada berapi-api saat memulai pidatonya.

Acara konferensi berlangsung sangat sederhana. Meski begitu, hampir semua sesi sidang dalam konferensi selalu semarak dengan usulan dan perdebatan. Sidang dibuka dengan mendiskusikan situasi nasional dan daerah.

“Problem pokok rakyat Indonesia sekarang adalah imperialisme. Imperialisme telah merampok sumber daya alam kita, menghancurkan tatanan politik kita, dan merusak jati diri dan kebudayaan bangsa kita.”

Diskusi kemudian beranjak pada persoalan situasi gerakan mahasiswa. Soemartono, aktivis LMND dari komisariat Universitas Tjokroaminoto, menjelaskan bahwa gerakan mahasiswa tidak bisa dengan gerakan moral lagi, tetapi harus dengan sebuah gerakan politik.

“Sudah saatnya gerakan mahasiswa mengambil jalur gerakan politik. Hanya dengan begitu, berbagai persoalan bangsa bisa dituntaskan hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.

Sementara itu, aktivis LMND dari kampus yang sama, Badriono, menegaskan perlunya gerakan mahasiswa menyatu dengan gerakan rakyat. “Kita harus berani menembus tembok-tembok kampus untuk pengorganisiran massa rakyat.”

Meski begitu, peserta konferensi bersepakat bahwa pekerjaan politik itu tidak boleh terpisah dengan pembangunan organisasi secara internal. “kualitas setiap anggota organisasi juga harus ditingkatkan, terutama pengusaan teori-teori perjuangan dan skill lainnya,” ujar Rosma, aktivis LMND dari kampus STAIN Palopo.

Di akhir konferensi, sekaligus sebagai penutup acara konferensi, ketua KPK PRD Palopo Musafir Yasin menyampaikan pidato politik. Musafir mengingatkan soal beban perjuangan di masa depan, yang sangat memerlukan ketahanan dan ketabahan berjuang. bravo LMND!

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
Tags:
  • metris

    selamat berjuang…..mari kita maju terus pantang mundur, kalau mundur tau sa…pa yang terjadi??? salam perjuangan…

  • Rosma Indah R.

    Sebagian Kawan-kawan Palopo perlu mengadakan rekonstruksi kepemimpinan LMND agar tidak terkesan apatis, padahal sebenarnya takut adakan perubahan.

  • Rosma Indah R.

    Salam perjuangan selalu, kawan2! Tetap adakan perlawanan terhadap birokrasi yang rakus. tetap berlawan untuk menghancurkan system yang selama menindas rakyat.

  • agus

    salam perjuangan…….!!! tumbuhkanlah kesadaran bagi diri sendiri&orang lain untuk bersatu dan melawan rezim yang sudah terang benderang menghisap hak2 kita jangan biarka mereka sewenang2 terhadap rakyat, kita harus bersatu bergerak melawan penyalagunaan wewenag kawan.

  • Saya bantu dari sini,frends….