Yohanes Akwan: Papua Butuh Pendekatan Kesejahteraan

Aktivis buruh dan lingkungan Papua Barat, Yohanes Akwan, mendesak pemerintah pusat untuk mengedepankan pendekatan kesejahteraan untuk menyelesaikan persoalan yang dialami masyarakat Papua.

Menurutnya, pendekatan kesejahteraan itu akan lebih menyentuh dan mengena pada masyarakat Papua, ketimbang pendekatan militeristik yang selama ini dipergunakan.

“Berikan kesempatan seluas-luasnya kepada orang Papua untuk berusaha dan membangun ekonominya. Jangan lagi ada kekerasan dan pendekatan militeristik,” kata Yohanes Akwan kepada berdikarionline.com, Kamis (18/7/2019).

Untuk itu, lanjut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) ini, pemerintah harus memberikan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat Papua, terutama masyarakat adatnya.

Selain itu, setiap rencana investasi harus dimusyawarahkan dan mendapat persetujuan masyarakat Papua, agar tidak memicu perampasan sumber daya dan ruang hidup orang Papua.

Mantan calon legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini juga berpendapat, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan Jokowi memang diperlukan, tetapi tidak boleh melabrak hak-hak masyarakat Papua.

“Masyarakat Papua juga perlu didengar suaranya dan dilibatkan dalam pembangunan tersebut,” jelasnya.

Untuk menyelesaikan konflik yang sudah berlangsung lama di tanah Papua, Akwang mengusulkan perlunya sebuah dialog yang luas dengan melibatkan semua elemen masyarakat Papua.

“Dialog atau duduk bersama ini akan mendengar keluhan dan semua aspirasi orang Papua,” paparnya.

Terkait rencana Musyawarah Besar terkait Papua yang akan diselenggarakan oleh Partai Rakyat Demokratik (PRD) dalam waktu dekat ini, dia berharap bisa melibatkan sebanyak-banyak anak-anak Papua, agar bisa berbicara tentang masa depan Papua.

Dia juga berharap Musyawarah Besar itu bisa mengangkat isu-isu besar yang terjadi di Papua sekarang ini, seperti pembangunan ekonomi, pendidikan, kesehatan ibu dan anak, pelanggaran HAM, kerusakan lingkungan, pembukaan kesempatan bagi putra-putri Papua untuk menjadi PNS, TNI/Polri, dan bekerja BUMN.

Mahesa Danu

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut