Universitas Di Kuba Terbuka Untuk Mahasiswa Asing

HAVANA: Orang selalu menyangka bahwa Kuba merupakan negara yang tertutup untuk orang asing. Pernyataan itu tidaklah benar sama sekali. Justru AS dan barat-lah yang berusaha mengisolasi Kuba dari luar, untuk memojokkan dan menghentikan revolusi di sana.

Di bidang pendidikan, pemerintah Kuba justru sangat terbuka dengan mahasiswa asing dari berbagai negara. Seperti di Universidad de Oriente, Kuba, yang baru saja menyambut 34 mahasiswa baru dari berbagai negara, sebagai bagian dari kerjasama Kuba dengan negara lain untuk memajukan pendidikan tinggi.

Di universitas yang sudah terbentuk 65 tahun itu, ada sekitar 239 mahasiswa asing yang berasal dari 41 negara.

Universidad de Oriente, yang dianggap sebagai matrik pendidikan pendidikan universitas di Kuba bagian timur, mengambil mahasiswa tingkat dua untuk memasuki kelas 12, juga dari provins Guantanamo, Granma, dan Las Tunas, untuk memperkuat pelatihan kejuruan mereka.

Program akreditasi merupakan prioritas untuk situasi sekarang ketika spesialisasi baru ditambahkan dengan pengembangan sertifikasi baru oleh menteri pendidikan tinggi untuk mencapai dukungan internasional di bidang pendidikan.

Di kampusnya Antonio Maceo, Julio Antonio Mella dan Frank País, Universidad de Oriente melatih sekitar 24.000 siswa dalam 35 karir di 11 fakultas dan menawarkan program kursus setiap hari, disamping belajar jarak jauh dan kursus untuk pekerja. (Rh)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut