Tiga Pelukis Ramaikan Pembukaan Festival Kemerdekaan 2010

JAKARTA: Tiga pelukis kerakyatan, yaitu Ki Suhardi, Gebar Sasmita, dan Jitno Slamet, meramaikan pameran lukisan saat pembukaan festival kemerdekaan 2010, tadi sore (31/8). Hadir pula dalam acara ini, antara lain, salah satu pendiri sanggar bumi tarung, Misbach Thamrin, dan penyair Toga Tambunan.

Dalam pidato singkatnya, ketua umum Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (Jaker) Tejo Priyono menjelaskan, festival kemerdekaan diharapkan menginisiasi rakyat Indonesia untuk memahami situasi sekarang dan terlibat aktif dalam perjuangan melawan penjajahan baru sekarang ini.

Selain itu, acara pembukaan festival ini juga diramaikan oleh pembacaan puisi oleh Dominggus Oktavianus, yang pada tanggal 20 agustus nanti akan meluncurkan buku kumpulan puisi berjudul “kawan dan berlawan.”

Saat menyampaikan sambutan, pelukis Gebar Sasmita menegaskan keyakinannya bahwa pelukis kerakyatan akan tetap mendapat tempat di hati rakyat, terutama kalangan pergerakan dan kaum nasionalis. “Kalaupun galeri tidak akan memberi tempat kepada karya kami, tapi akan menggunakan trotoar dan jalanan untuk mendekatkan karya kami dan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi menjelaskan, aktivis pergerakan bisa mengambil pelajaran penting dari sejarah perjuangan kemerdekaan dan sesudahnya, bahwa kesenian dan pergerakan sulit untuk dipisahkan.

Dia mencontohkan, ketika dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dengan berdarah-darah, sastra Indonesia juga melahirkan orang seperti Chairil Anwar, Ismail Marzuki, Usmar Ismail, dan lain-lain.

Namun, dalam perkembangan saat ini, Adhie menilai bahwa kaum pergerakan seperti kering karena terpisah dari kesenian. “ada dua peristiwa seni yang mengemuka akhir-akhir ini, yaitu aksi coret-coret Pong Hardjatmoko dan aksi ‘keong racun’-nya Sinta dan Jojo,” ujarnya.

Dalam pameran lukisan ini ada 17 lukisan yang dipamerkan, hasil karya dari tiga orang pelukis; ki Suhardi, Gebar Sasmita, dan Jitno Slamet.

Acara festival kemerdekaan ini juga mendapat dukungan dari Jaker Shop, Kedai Kopi&Teh Nusantara, dan Berdikari Online. (Ulf)

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut