Tabloid Berdikari Diluncurkan Di Bengkulu

Media alternatif sangat diharapkan kehadirannya hari ini. Karena itu, puluhan pemuda di Bengkulu meluncurkan tabloid baru: Berdikari. Peluncuran tabloid ini sekaligus untuk memperingati hari Pahlawan.

Peluncuran tabloid ini ditandai aksi pembagian gratis ribuan eksemplar tabloid Berdikari kepada masyarakat. Aksi pembagian dipusatkan di kawasan Simpang Lima kota Bengkulu.

Rudi Nurdiansyah, salah seorang penggagas tabloid Berdikari, menekankan arti penting media alternatif dalam perjuangan melawan hegemoni neoliberalisme. “Neoliberalisme berkuasa tidak hanya dengan struktur kekerasan, tetapi mereka juga berkuasa dengan seperangkat ide-ide,” katanya.

Selama ini, Ia melanjutkan, media-media arus utama hanya melestarikan penindasan dengan menciptakan berbagai kebohongan. Karena itu, harus diciptakan sebuah media alternatif yang sengaja mengabarkan persoalan dan perjuangan rakyat.

Aksi pembagian tabloid ini sempat terhenti. Sejumlah aparat kepolisian tiba-tiba mendatangi massa dan menuntut aksi bagi tabloid ini segera dihentikan. Kedua belah pihak pun terlibat dalam perdebatan alot.

Seorang peserta aksi sempat dibawa ke Mapolres Bengkulu. Katanya untuk dimintai keterangan terkait aksi itu. Maklum, kota Bengkulu termasuk salah satu kota yang sepi dengan aksi massa. Sehingga, ketika ada gerakan atau aksi semacam ini, pihak keamanan terkadang bertindak reaktif.

Meskipun sempat terganggu dengan kehadiran polisi, aksi pembagian tabloid ini tetap berlanjut hingga habis. Beberapa pengguna jalan terlihat singgah sebentar hanya sekedar untuk melihat-lihat dan membaca sekilas tabloid ini.

Selain kepada masyarakat pengguna jalan, edisi pertama tabloid Berdikari juga dibagikan kepada para pedagang pasar, nelayan, mahasiswa, pegawai di kantor pemerintah, dan masyarakat di tempat-tempat umum.

Apa reaksi Anda atas artikel ini?
  • Terinspirasi
  • Senang
  • Sedih
  • Marah
  • Tidak Peduli
  • Takut
  • bisuknarara

    Hanya sekedar komentar saja kepada kawan-kawan redaksi BERDIKARIonline berkaitan dengan berita tersebut. Seharusnya ditampilkan gambar foto tabloid Berdikari yang diterbit di Bengkulu, agar masyarakat yang ada di Bengkulu & meng-akses BERDIKARIonline pun mengetahui ‘tampilan’ tabloid tersebut. Selamat atas terbitnya tabloid Berdikari di Bengkulu & selamat juga kepada bung Rudi Nurdiansyah, “BACA KORAN BORJUIS, ANDA DIBUTAKAN; BACA KORAN PERGERAKAN, ANDA TERCERAHKAN”.
    SALAM!!